PAMEKASAN (LEAD.co.id) – Asosiasi forum kerukunan umat beragama (FKUB) Madura menggelar silaturrahmi di Aula Pendopo Budaya Pamekasan, Jalan Jokotole, Kabupaten Pamekasan, pada Jumat (17/12/2021).
Pertemuan tersebut dihadiri seluruh pengurus FKUB Se-Madura, baik FKUB Bangkalan, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan, FKPUB dan FKWUB Pamekasan. Hadir pula perwakilan Polres, Kejari Pamekasan, Bakesbangpol, BAMAG, dan tamu undangan lainnya.
“Acara silaturahmi ini rutin dilakukan, dan memang dilakukan secara bergantian. Kebetulan di pelaksanaan saat ini menjelang Natal dan tahun baru (Nataru),” kata ketua Asosiasi FKUB Madura, sekaligus ketua FKUB Pamekasan, KH Muid Khozin.
Salah satu agenda yang dibahas pada pertemuan kali ini, kata KH Muid Khozin, salah satunya berkenaan dengan pelaksanaan Nataru agar ketika pelaksanaan betul-betul tidak ada masalah dan berjalan sesuai yang diharapkan.
Pihaknya berharap, pihak kepolisian sebagai leading sektor, dapat mempertemukan para lintas agama ini dalam rangka persiapan Nataru. “Apalagi di gereja-gereja itu mungkin perlu pengamanan yang melibatkan FKUB,” ungkapnya.
KH Muid Khozin juga menyarankan, agar masyarakat terutama yang bakal merayakan natal dan tahun baru agar tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, pada pertemuan itu juga membahas agenda audiensi ke Gubernur Jawa Timur untuk menyampaikan bahwa Asosiasi FKUB di Madura merupakan pertama kali dibentuk di Jawa Timur.
“Dan supaya diikuti oleh Bakorwil-Bakorwil yang lain. Sehingga ketika sudah dibentuk asosiasi ini, komunikasi dari semua FKUB kabupaten/kota akan lebih bagus, lebih sinergi,” ungkapnya.
Reporter: Moh Hasanuddin
Editor: Aru Prayogi





