LEAD.co.id | Ikatan Alumni Pesantren Pertanian Darul Fallah Bogor (IAD) memberikan bantuan sembako dan uang tunai untuk korban Banjir dan Longsor, di Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jumat (10/1/2020).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian para alumni Darul Fallah kepada para korban bencana banjir dan longsor. Tampak para Alumni, Ustadz beserta Santri Darul Fallah terjun langsung membantu warga terdampak bencana.
“Kegiatan peduli Kemanusiaan ini akan terus kami lakukan yang difokuskan di wilayah Bogor Barat, di 5 Kecamatan yang terkena musibah,” terang Sekjen IAD, Subhan Murtadla kepada Redaksi LEAD.co.id usai menyalurkan bantuan, Sabtu (11/1/2020).

Pihaknya menyalurkan bantuan berupa paket Sembako berupa makanan ringan, beras, susu, mie instan, gula, pampers, pembalut wanita, alas kaki serta uang tunai kepada warga terdampak bencana, Desa Kiarapandak.
“Kedepannya bukan hanya semabako saja tapi kami akan memberikan bantuan sarana untuk pendikan anak berupa alat-alat utk belajar,” kata mantan Ketua Partai Bulan Bintang (PBB) dua periode ini.
Diketahui, masyarakat yang terkena musibah tersebut mayoritas Petani, sementara sawah mereka terkena timbunan tanah akibat longsor. Karenanya, kata Subhan, harus ada pemulihan lokasi pertanian untuk kegiatan ekonomi pasca bencana.
“Kami juga akan melakukan pembinaan ekonomi terutama dalam bidang pertanian,” papar Magister Ekonomi Syariah ini.
Adapun model yang akan dikembangkan yaitu desa binaan di bidang pertanian. Dimana, Pesantren Darul Fallah berbasis pada bidang Pendidikan Pertanian dan Kewirausahaan.
“Ya namanya juga Pesantren Pertanian, jadi lebih mengembankan pada Pertanian,” kata Subhan. (Red)





