Pamekasan, LEAD.co.id | Pemerintah Kabupaten Pamekasan memalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) akan memfasilitasi para petani melalui kelompok tani untuk merasakan manfaat bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) secara maksimal.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Produksi DKPP Pamekasan, Achmad Suadi. Menurutnya, alat-alat pertanian itu memang disediakan untuk mereka.
Menurutnya, semua kelompok tani berhak mendapatkan bantuan DBHCHT, berupa alat alat pertanian. Sebab bantuan alat dibidang pertanian ini, tentu akan disalurkan kepada kelompok tani.
Namun, untuk menerima bantuan alat-alat yang bersumber dari DBHCHT itu, para pengurus kelompok tani (Poktan) diharuskan untuk membuat proposal permohonan dan rencana pemanfaatan alat pertanian itu dan diajukan kepada pemkab melalui DKPP.
“Syaratnya mengajukan proposal permohonan bantuan,” kata Suaidi.
Dari bantuan alat pertanian tersebut ada ratusan unit, ia merinci, 165 unit alat pertanian handtraktor untuk mendukung sarana dan prasarana, 20 unit mesin perajang, 30 unit pompa air, dan 150 unit alat semprot pertanian dan 11 cultivator.
“Semua itu diberikan untuk membantu agar petani bisa maksimal menggarap pertanian baik dari aspek peralatan maupun untuk kegiatan peningkatan kualitas produksi tembakau,” ucapnya.
Selain bantuan alat-alat tersebut, Suaidi menjelaskan, juga ada kegiatan pembangunan infrastruktur jalan, jaringan irigasi yang dibangun untuk usaha tani dan produksi tembakau.
Bahkan untuk meningkatkan kualitas bahan baku dan pengelolaan pertanian, lanjut Suaidi, akan dilakukan sekolah lapang yang tujuannya meningkatkan pengetahuan petani tentang budi daya tani tembakau yang baik dan berkualitas.
Program DBHCHT di bidang pertanian ini mendukung kualitas bahan baku. Bantuan tersebut juga akan dilakukan melalui kelompok tani.
Lebih lanjut, Suaidi mengatakan, ada pula dana DBHCHT pertanian di bidang infrastruktur yakni berupa pembangunan jalan untuk akses transportasi pengangkutan kebutuhan maupun hasil hasil tembakau. Infrastruktur akan dibangun di kawasan sentra tembakau. “Ada 30 infrastruktur jalan yang akan dibangun tahun ini,” katanya.
Untuk diketahui, aggaran pembangunan dari DBHCHT yang dikelola melalui DKPP Pamekasan tahun ini mencapai Rp 8,8 Miliar. Dana itu dipakai untuk membiayai kegiatan yang terbagi menjadi dalam dua kegiatan, pertama untuk infrastruktur sebanyak Rp 3 miliar, kedua untuk alat alat pertanian senilai Rp 4,9 Miliar.
Reporter: Kholisin Susanto
Editor: Moh Hasanuddin





