Bawa Panci, Emak-emak di Kota Bogor Protes PPDB Zonasi

oleh -647 views

BOGOR (Lead.co.id) – Emak-emak yang tergabung dalam Keluarga Besar Marhaenis Kota Bogor menggelar unjuk rasa sebagai bentuk protes dugaan kecurangan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi. Aksi itu dilaksanakan di depan SMA Negeri 3 Kota Bogor, pada Selasa (25/7/2023).

Dalam aksi tersebut, mereka membawa alat dapur seperti panci dan penggorengan untuk menunjukkan solidaritas terhadap anak yang berhak masuk dalam sistem PPDB zonasi namun tidak terakomodir. Sebagian emak-emak juga tampak menggunakan seragam SMA.

“Ini sebagai rasa keprihatinan sistem yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat, sehingga banyak rasa kecemburuan sosial dengan tidak diterimanya anak yang dekat dengan SMAN 3 namun menerima anak yang jauh dari lingkungan sekolah,” kata Ketua Keluarga Besar Marhaenis Kota Bogor, Atty Somadikarya.

Baca :  Pendaftar PPDB di Kota Bogor Tidak Sesuai Langsung Dicoret

Politisi PDIP itu menyatakan bahwa, sistem PPDB zonasi saat ini harus mendapatkan evaluasi karena ada sejumlah kecurangan yang berdampak pada hilangnya hak anak untuk bersekolah, termasuk SMAN 3 Kota Bogor.

Para demonstran juga melakukan mediasi dengan pihak sekolah dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan PPDB tahun 2023 yang diduga terdapat kecurangan dan manipulasi data.

Merespons itu, kepala sekolah SMA Negeri 3, Dewi Suhartini mengaku sudah melakukan semua aturan yang berlaku. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan KCD Pendidikan sebagai kepanjangan tangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca :  Demo PPDB, HMI Sebut Wali Kota Bogor Ikut Bermain

“Ketentuan tentang PPDB sistem zonasi sudah mengacu pada peraturan yang ada untuk SLTA berada pada kewenangan pemerintah provinsi Jawa Barat sehingga sudah melakukan semua aturan yang berlaku,” ujar Dewi.