BOGOR (Lead.co.id) – Penghitungan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar secara serentak di 36 Desa, 26 Kecamatan se-Kabupaten Bogor berjalan kondusif. Dalam pelaksanaanya, tracking dilakukan dengan melibatkan TNI dan Polri, serta pihak Kecamatan.
“Alhamdulillah dari tracking kami, kegiatan Pilkades kondusif dan aman, apalagi Kapolres sudah menginstruksikan untuk melakukan pengawasan terhadap peserta kontestasi Pilkades,” kata Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan, pada Minggu (12/3/2023).
Menurutnya, dalam kontestas ini biasanya bagi kontestas yang menang, selalu melakukan kemenangan. Meski demikian, dirinya meminta yang namanya, konvoi, eforia atau merayakannya.
“Bagi yang menang, kami berharap yang namanya eforia atau pesta jangan dilakukan, yang penting menjaga wilayah, yang bagusnya datangi kontestas yang kurang beruntung, untuk menjalin silaturahmi,” jelas dia.
Ia mengatakan, bagi kontestas ini yang beruntung jangan terlalu terlena dengan kemenangan. Meski demikian, dirinya meminta kepada fromkompimcam untuk terus melakukan diteksi dini bagi para kades yang sudah terpilih maupun yang kurang beruntung.
“Untuk Fromkompimcam terus melakukan diteksi, jika terjadi pergerakan massa, atau adanya eforia kemenangan, segera berkoordinasi dengan TNI dan Polri,” tegas dia.
Selain itu, kata dia, selama rapat pleno dan perhitungan suara, tidak terdengar yang teriak-teriak dengan keberatan administrasi dalam hitungan suara. Namun, jika yang merasa keberatan silahkan melakukan dengan jalur prosuderal.
“Kan ada aturannya, silahkan melalui jalur hukum atau prosuderal dengan administrasi,” kata dia.
Sekedar diketahui, proses perhitungan Pilkades di Kabupaten Bogor imo, digelar dengan sistem digital artinya hasilnya akurat. Tetapi, masih ada dibeberapa kecamatan yang perangkatnya masih tidak memadai.
“Perangkat harus dilengkapi, dan teknisinya juga harus memenuhi standarisasi agar ketika melakukan laporan bisa maksimal, dan diharapkan ini menjadi satu pengalaman yang bisa digunakan dikemudian hari,” pungkas dia.

