BANDUNG (Lead.co.id) – Komunitas Bikers FKPPI Motherland (BFM) meminta kepada pihak kepolisian untuk transparan dalam penanganan kasus yang menewaskan mantan Dandim Tarakan, Letkol Inf (Purn) Muhammad Mubin.
Hal itu disampaikan oleh Chief Enforce Komunitas BFM, Irwan Taruna usai mengunjungi kediaman almarhum di Kelurahan Nyengseret, Astana Anyar, Kota Bandung, pada Sabtu (20/8/2022).
“Kasus ini menyangkut hilangnya nyawa orang lain yang notabene menjadi kepala keluarga, maka kami atas nama BFM minta jangan ada yang ditutupi,” kata Irwan.
Kasus pembunuhan Letkol Inf (Purn) Muhammad Mubin oleh pelaku yang bernama Herry Hernando (Aseng) di Lembang, Bandung Barat itu kini dalam penanganan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar.
Kasus itu menyita banyak perhatian elemen masyarakat, karena korban merupakan mantan Dandim Tarakan, lulusan akmil 1982. Hingga pensiun dini, korban memilih pekerjaan halal dengan menjadi sopir.
Irwan meminta agar ada penyelesaian kasus dengan segera mungkin dengan memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban yang ditinggalkan. Pihaknya juga menyatakan siap mengawal proses hukum kasus tersebut
“Kami juga akan mengawal terus kasus ini hingga tuntas, dan jangan pernah ada intervensi dari pihak manapun,” tegas Irwan.
Sementara itu, Euis Yanti Herlina selaku Istri korban meminta pihak Kepolisian untuk segera menuntaskan kasus tersebut hingga pihak keluarga diberikan rasa keadilan.
Dirinya juga bertanya tanya, “kenapa tega dan begitu kejinya menghilangkan nyawa orang lain”. Karena itu, pihaknya meminta agar pelaku dihukum seberat beratnya.
“Kami minta dihukum seberat-beratnya pelaku ini, hingga kami atas nama keluarga mendapatkan rasa keadilan yang sebenarnya,” harap Euis.

