Site icon LEAD.co.id

BIN Gelar Percepatan Vaksinasi untuk Pelajar di Kota Bogor

BIN, Percepatan Vaksinasi, Pelajar Kota Bogor

BOGOR (LEAD.co.id) – Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar percepatan vaksinasi selama 5 hari sebanyak 2000 dosis vaksin untuk usia 6 hingga 11 tahun, di Kota Bogor. Vaksinasi Sinovac untuk para pelajar ini sebagai target untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka 100 persen.

“Guna mempercepat terbentuknya kekebalan komunal atau herd immunity, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi. Apalagi nantinya PTM akan dilaksanakan 100 persen,” kata Kabinda Jawa Barat, Brigjen TNI Agus Purwanto, pada Senin (10/1/2022).

Pihaknya terus mengejar ketinggalan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Hal itu agar percepatan vaksin yang telah mencapai 70 persen di bulan Desember 2021 lalu.

“Di Desember 2021 mencapai 70 persen, untuk kekurangannya, kita genjot di usia 6 sampai 11 tahun, di awal tahun ini, agar bisa mencapai 100 persen di tahap pertama ini,” kata dia.

Ia juga meminta masyarakat dan pelajar tidak takut untuk divaksin Covid-19. Karena selain membentuk kekebalan komunal, juga dapat meminimalisir dampak virus Corona.

Bahkan, pihaknya melakukan vaksinasi di sentra vaksinasi yang sudah ditentukan. BIN juga melakukan secara door to door ke masyarakat yang belum di vaksin, terutama masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

“Namun perlu diingat juga kepada masyarakat, meski kita sudah di vaksin, protokol kesehatan 5M harus tetap dijaga dan diterapkan. Seperti diantaranya mencuci tangan, memakai masker, menjauhi kerumunan dan menjaga jarak,” kata dia.

Selain itu, kata Agus, agar kekebalan komunal atau herd immunity tetap stabil, masyarakat juga harus tetap menjaga kesehatan dan protokol kesehatan tetap di jaga, yang terpenting harus waspada dengan varian baru omicron yang sudah masuk ke Indonesia.

“Pemerintah saat ini, sedang berupaya untuk menangkal varian baru, namun, kami juga meminta kepada masyarakat, untuk bekerjasama dengan pemerintah, tetap patuhi protokol kesehatan,” pungkas dia.

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version