Tim Velox BIN Terjun di Kota Bogor, Dukung Penerapan AKB

oleh -215 views
Tim Velox, BIN, Kota Bogor, AKB
Tim Velox BIN Terjun di Kota Bogor, dalam rangka mendukung Penerapan AKB, di SMP Negeri 10 Kota Bogor, pada Jumat (4/11/2020).

LEAD.co.id | Badan Intelijen Negara (BIN) melalui Tim Velox Pejaten melaksanakan kegiatan dalam rangka mendukung penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kegiatan yang berupa sosialisasi, edukasi dan penyemprotan disinfektan, memberikan hand sanitizer dan masker berlangsung di SMP Negeri 10 Kota Bogor.

Perwakilan Tim Velox BIN, Syarifah Nur mengatakan, selama 8 bulan terakhir BIN hadir sebagai perwakilan pemerintah, telah banyak melakukan berbagai aksi nyata guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Upaya tersebut merupakan wujud upaya BIN dalam melaksanakan deteksi dini dan cegah dini terhadap pandemi Covid-19 sebagai ancaman asimetris yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Baca :  Porum Asatidz dan Mubaligh Bogor Adakan Baksos Sunatan massal

“Selama Indonesia dilanda bencana kami terus berjuang untuk memutus mata rantai Covid-19 dan sosialiasi juga baik sekolah, tempat ibadah dan di pasar-pasar,” kata Syarifah, kepada wartawan, pada Jumat (4/12/2020).

Dengan sosialisasi ini, dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak SMP Negeri 10 dengan memberikan waktu untuk mensosialiasikan AKB menuju tatap muka siswa akan di mulai di tahun 2021.

“Sebelum tatap muka, penting juga untuk di sosialisasikan mengenai penerapan protokol kesehatan, terhadap pihak sekolah dan SMP Negeri 10 menyambut baik kedatangan kami,” tambahnya.

Baca :  Gandeng YDAI, KPPN Bogor Dorong 50 UMKM Naik Kelas Lewat Bimtek
Tim Velox, BIN, Kota Bogor, Dukung Penerapan AKB
Tim Velox BIN Terjun di di SMP Negeri 10 Kota Bogor, dalam rangka mendukung Penerapan AKB, pada Jumat (4/11/2020).

Sementara itu, Wakasek Kurikulum SMPN 10 Kota Bogor, Asep Sachrudin mengapresiasi program yang sosialisasi, edukasi dan dekontaminasi.

Menurutnya, program Velox BIN ini sangat bagus dalam mencegah penyebaran Covid-19 dimana sampai saat ini grafik penambahan kasusnya masih tinggi di Kota Bogor.

“Semoga program ini bisa berkesinambungan baik di sekolah maupun di sarana umum lainnya seperti tempat ibadah dan sarana olahraga,” pungkasnya.

Reporter : Jhonie
Editor : Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *