Mahasiswa Geruduk Pemkot, Pasang Tagar ‘Bogor Jongkok’

oleh -373 views
Mahasiswa, BEM, Pemkot Bogor, Tagar, Bogor Jongkok
Aliansi BEM Se Bogor menggelar unjuk rasa di Balai Kota Bogor, pada Jumat (4/12/2020).

LEAD.co.id | Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Se Bogor menggelar unjuk rasa di Balai Kota Bogor, pada Jumat (4/12/2020). Mereka mempersoalkan transparansi anggaran Covid-19 beserta penanganannya.

“Menuntut Pemerintah Kota Bogor untuk mensosialisasikan anggaran dana penanganan Covid 19 mulai dari PSBB pertama hingga PSBMK saat ini,” kata Koordinator BEM Se Bogor, M. Aditiya Abdurrahman.

Menurut dia, carut marut kinerja Pemkot Bogor dalam penanganan Covid-19 membuat mahasiswa tergerak secara sadar untuk memberikan kritik yang konstruktif. Namun sangat disayangkan, dalam aksi ini Wali Kota Bogor tidak bisa memenuhi permintaan pihak BEM Se Bogor untuk bertemu secara terbuka.

Baca :  BEM Tribuana: Mari Kita Junjung Sportifitas

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se Bogor ini melakukan longmarch dari McD Djuanda menuju Balai Kota Bogor. Mereka membawa perangkat aksi seperti bendera, pengeras suara, poster, serta membentangkan spanduk dengan tagar #BogorJongkok.

Mahasiswa, BEM, Pemkot Bogor, Tagar, Bogor Jongkok
Aliansi BEM Se Bogor saat menyampaikan pernyataan sikap terkait anggaran covid-19, di kantor Balai Kota Bogor, pada Jumat (4/12/2020).

Saat tiba di depan Balai Kota, tampak para mahasiswa melakukan orasi secara bergantian. Mereka mengkritik lambatnya kinerja Pemkot Bogor dalam penanganan pademi Covid-19, serta memprotes anggaran yang tidak transparan.

Sempat terjadi adu mulut saat petugas meminta agar mahasiswa masuk ke halaman Balai Kota. Namun, para mahasiswa akhirnya bersedia masuk untuk melanjutkan aksinya.

Baca :  Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemkot Bogor Alami Peningkatan

“BEM Se Bogor merasa kecewa dan sangat disayangkan atas tindakan aparatur negara yang dimana Massa Aksi didorong dan dipaksa masuk ke dalam Balaikota,” kata Korlap aksi, Gilang saat menyampaikan pernyataan sikap BEM Se Bogor.

Selain mengecam tindakan represif aparat, para mahasiswa juga merasa kecewa dengan Wali Kota Bogor karena tidak bisa menemui. Karenanya, mereka akan menggelar aksi kembali jika Wali Kota tidak segera menemui secara terbuka.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *