Site icon LEAD.co.id

Bupati Hafidz Lakukan Persiapan Munas-Konbes NU di Al Anwar Sarang

Bahtsul Masail, NU

Ketua SC/Rais Syuriyah PBNU, KH. Ahmad Ishomuddin saat sambutan Bahtsul Masail pra Munas-Konbes NU 2020 di Pesantren Al-Falakiyah Pagentongan, Kota Bogor, Minggu 1 Maret 2020 kemarin. (doc. NU Online)

LEAD.co.id | Pemerintah Kabupaten Rembang telah melakukan persiapan, menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Al Anwar, Desa Karangmangu, Kecamatan Sarang, Rembang, Jawa Tengah, pada tanggal 18 sampai 19 Maret 2020 nanti.

“Waktunya sudah semakin dekat, sehingga perlu persiapan yang matang,” ujar Bupati Rembang H Abdul Hafidz seperti dikutip NU Online, Selasa (3/3/2020).

Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengatakan, koordinasi sudah mulai lakukan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk ikut mensukseskan acara yang dijadwalkan akan dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin.

Persiapan tersebut, lanjut Bupati, diantaranya melakukan perbaikan akses jalan masuk menuju semua lokasi Munas maupun Konbes yakni di Ponpes Al Anwar satu, dua, tiga dan empat. Selain itu, ketersediaan air, maupun pasokan listrik serta jaringan internet agar tidak mengalami gangguan selama acara tersebut berlangsung dua hari.

“Munas dan Konbes Alim-ulama NU sudah dirapatkan beberapa kali baik Pengurus Besar, Wilayah, dan Cabang Lasem dan Rembang, sudah rapat persiapan sampai nanti, ini sudah final sampai nanti dihadiri oleh Bapak Wakil Presiden,” jelasnya.

“Sebagai tuan rumah, kami dari pemerintah secara otomatis melibatkan diri. Jadi pemerintah kabupaten sudah sepakat memperbaiki akses jalan masuk, kemudian air kita siapkan secukupnya, untuk kesehatan sudah kita siapkan poskonya, penerangan jalan kita siapkan, jaringan internet juga kita pastikan semua aman,” imbuhnya.

Bupati Rembang juga mengungkapkan kebanggaan dapat berpartisipasi dalam kesuksesan acara tersebut. Pasalnya, ia sendiri dibesarkan dalam keluarga berhaluan ahlussunnah waljamaah.

“Untuk konsumsi memang ada dua mode, untuk kiai khos ranah pondok yang ditempati. Sedangkan yang peserta kita siapkan (Bupati Rembang red). Ini bukan berasal dari anggaran pemerintah melainkan dari saya sendiri,” ungkap Bupati Rembang.

Selain itu, Pemkab Rembang juga akan memanfaatkan momen tersebut sebagai ajang promosi produk UKM Rembang. Namun ia mengaku belum mengatahui secara pasti jumlah stan yang diberikan untuk panitia lokal.

“Pameran UKM itu memang ada, stand di sana itu yang mengadakan dari PBNU. Tetapi yang mengisi tentu akan melibatkan UMKM lokal. Tapi kami belum jelas, nanti kami dapat porsi berapa. Tetapi kami akan menunggu itu sebaik mungkin,” pungkasnya.

Sumber: NU Online
Editor : Fardiansyah 

Keterangan: Redaksi LEAD.co.id telah meminta dan sudah mendapat izin dari Redaksi NU Online untuk mengutip berita ini.

Exit mobile version