LEAD.co.id | Warga Kp Batu Gede, RT 006/007, Desa Cilebut Barat melakukan penyemprotan disinfektan (sterilisasi) secara mandiri di lingkungannya, menggunakan dana swadaya. Kegiatan ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid-19) dari lingkungan terdekat.
“Kita bersama-sama menjaga wilayah kita dari Virus Korona, ini bukan sekedar ikut-ikutan tapi sudah menjadi kewajiban kita bersama. Kita putus mata rantai penyebaran itu dari sini, dari lingkungan kita,” tutur Ketua RT 006/007, Remon Ali saat memimpin kegiatan, Minggu (29/3/2020).
Sumber LEAD.co.id menyebutkan, dalam kegiatan ini, sebanyak 2 mobil pick-up masing masing berisi 300 liter cairan disinfektan, disemprotkan ke jalan besar yang dilalui kendaraan. Serta, disiapkan 8 alat semprot berkapasitas 5 liter yang fokus ke area jalan setapak dan rumah warga. Penyemprotan ini melibatkan semua unsur masyarakat mulai dari pemuda, kaum bapak dan kaum ibu.
Lazuardi selaku tokoh pemuda RT 006/007 saat dihubungi redaksi LEAD.co.id mengatakan bahwa, “kita bisa karena bersama, bersatu dan bersinergi. Tanpa kebersamaan mustahil kita bisa mewujudkan lingkungan yang bebas dari Virus Korona”.
“Pak RT tidak sendirian, pemuda menyambut baik langkah pencegahan Virus Korona dengan penyemprotan disinfektan ini. Kaum ibu pun bekerja sama dengan ikut berpartisipasi menyiapkan makan siang untuk yang bekerja. Dan ini bukan akhir, langkah ini adalah awal perjuangan kita melawan Korona khususnya di lingkungan Kp. Batu Gede RT 006/007 Desa Cilebut Barat” Pungkas Lazuardi
Remon Ali berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan hari ini bisa berjalan lancar. “Alhamdulillah penyemprotan disinfektan di wilayah RT 006/007 sudah selesai. Atas nama pengurus kami mengucapkan terimakasih kepada semua warga yang telah berpartisipasi dalam bentuk do’a, fikiran, tenaga, makanan ringan, kopi, makan siang, alat-alat dan cairan disinfektan,” ungkapnya.
Dia juga berharap, apa yg diberikan menjadi amal baik kita semua. “Dari kita, untuk kita. Terakhir, kami atas nama pengurus mohon maaf belum bisa memenuhi keinginan dan harapan semua warga. Berkah dan sukses untuk kita semua,” tutup Pak RT berambut gondrong.





