BOGOR (LEAD.co.id) – Melihat situasi dan kondisi Kota Bogor di tengah Covid-19, Forkopimda secara sigap ambil langkah tegas untuk melakukan penanggulangan. Hal itu disampaiakan Danrem 061/ Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi saat meninjau gudang logistik di Gedung Wanita, Kota Bogor, pada Senin (12/7/2021).
Dalam peninjauan ini, Danrem didampingi oleh Dandim 0606/ Kota Bogor bersama Wakil Wali Kota Bogor, Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya selaku Koordinator Logistik, Dirut Perumda Pakuan selaku koordinator Pemulasaraan Jenazah, Dirut RSUD, serta Kepala BPBD.
Pihaknya menegaskan bahwa, Korem 061/SK dan Forkopimda terus berkordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Bogor untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak Covid-19. Warga yang kurang mampu bisa mendapatkan bantuan tersebut melalui Satgas Covid-19 di tingkat RT/RW.
“Sebanyak 3000 paket sembako dari 7000 yang tersimpan di gudang telah didistribusikan oleh tim Satgas Covid-19, itu artinya masih ada 4000 paket sembako yang siap kami distribusikan untuk warga masyarakat,” kata Danrem.
Pihaknya juga telah menyediakan 60 peti jenazah, 20 ada di gudang kemudian 40 tersimpan di BPBD, serta tabung oksigen yang berjumlah 100 namun yang masih terisi hanya 42 tabung. Sementara, Satgas Covid-19 memiliki 40 orang relawan untuk membantu pengeloaan logistik dan pengurusan jenazah akibat Covid-19.
Danrem menyebutkan, Personil TNI yang berada di Wilayah Kota Bogor akan memberikan tenaga bantuan karena jumlah tersebut dinilai masih minim. Dia juga berharap, logistik tersebut dapat membantu warga masyarakat yang membutuhkan.
Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Penrem 061/SK

