Site icon LEAD.co.id

Dedie Rachim Pimpin Pramuka Kota Bogor

Dedie Rachim, Pimpin, Pramuka, Kota Bogor

Muscab ke-XIII Pramuka Kota Bogor, di Jbound outbound & edutainment, BNR, Kota Bogor, Sabtu (10/10/2020).

LEAD.co.id | Dedie E Rachim terpilih sebagai Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor periode 2020-2025 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XIII. Muscab kali ini, hanya menghadirkan 21 orang perwakilan dari enam Kwartir Ranting dan Kwarting Cabang.

Dengan demikian, Dedie Rachim dinyatakan resmi menggantikan Ade Sarip Hidayat. Muscab ke-XIII ini diselenggarakan di Jbound outbound & edutainment, Bogor Nirwana Residence (BNR), Kota Bogor, Sabtu (10/10/2020).

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas tujuh tunggul penghargaan yang menjadikan Kwarcab Pramuka Kota Bogor tergiat ke-1 di Jawa Barat.

Dia juga mengaku senang melihat sosok yang tepat yakni ada ketulusan dan kewenangan di Ketua Kwarcab Pramuka terpilih Dedie A Rachim.

“Semoga bisa mempertahankan prestasi yang sudah ditorehkan dan gerakan Pramuka bisa tercatat di sejarah Kota Bogor, apalagi di situasi sulit seperti ini,” tegas Bima.

Di tempat yang sama Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor Periode 2015 – 2020, Ade Sarip Hidayat mengatakan, Muscab ke-XIII ini selain untuk mempertanggungjawabkan kepengurusan 2015 – 2020 juga untuk memilih Ketua Kwarcab baru.

Kak Ade sapaan akrabnya teringat ketika sepuluh tahun lalu ia bersama pengurus lain mengurus Pramuka yang dalam mati suri dan berada di urutan tergiat ke-22 se-Jawa Barat.

Bahkan, Pramuka dahulu tidak ada kegiatan, di sekolah tidak tersosialisasikan dengan baik, jumlah peserta didik tidak sebanding dengan jumlah pembina Pramuka yang tersertifikasi dan lainnya.

“Kami gelar pelatihan dan kegiatan-kegiatan lain yang membuat Pramuka tergiat ke-3,” katanya.

Upaya tidak berhenti sampai disitu, ia melanjutkan, pihaknya terus merapikan beberapa catatan yang membuat Kwarcab Pramuka Kota Bogor belum mencapai peringkat satu. Hingga di tahun ini Kwarcab Pramuka Kota Bogor didasarkan ketulusan dan keikhlasan meraih juara satu yang artinya cita-cita menjadi tergiat ke satu telah tercapai.

“Kepengurusan nanti tinggal mempertahankan juara satu ini. Kita sepakat mengurus Pramuka bukan sekedar mau dan mampu, tapi juga harus punya ketulusan dan otoritas,” pungkasnya.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Prokompim

Exit mobile version