BOGOR (Lead.co.id) – Salah satu komunitas emak-emak yang sangat eksis di Kota Bogor adalah komunitas senam. Banyak emak-emak bahkan Bapak-bapaknya menginginkan tetap bugar meskipun sudah mulai menua.
Hari ini, Sabtu (8/7/2023), bertempat di halaman Rumah Makan Sunda, Komunitas Senam Sehat Bugar Bahagia tidak seperti biasanya. Mereka tidak disangka mendeklarasikan dukungannya kepada Gus Muhaimin untuk menjadi Capres atau Cawapres pada pemilu 2024.
”Kami sangat mendukung Gus Muhaimin maju sebagai Capres atau Cawapres. Mudah-mudahan bisa menjadi Nomer Satu. Kalaupun menjadi RI 2, kami berharap Gus Muhaimin bisa mendampingi Pak Prabowo atau Pak Ganjar,” ujar Poppy Sruachman, Instruktur senam sekaligus koordinator komunitas senam ini.
“Keinginan kami hanya satu kalau Pak Muhaimin menjadi Presiden atau Wakil Presiden. Kami pingin pemerintah memfasilitasi tempat olah raga Bersama, termasuk senam Bersama ini. Kalau bisa setiap desa atau kelurahan ada lapangan olah raga yang representatif yang bisa digunakan secara gratis oleh masyarakat. Kalau saat ini kami seringnya masih numpang di tempat-tempat orang, kayak sekarang, kami pinjam di halaman rumah makan”, tambah Mabk Poppy.
Dari hasil wawancara beberapa peserta senam, kelompok itu melihat komitmen Gus Muhaimin dan Partai PKB yang sangat mempedulikan dunia olah raga secara umum dan wabil khusus komunitas senam. Mereka sering melihat Gus Muhaimin ikut senam massal bersama ibu-ibu hebat.
Selain itu, Komunitas Senam Sehat Bugar Bahagia ini juga melihat partainya Gus Muhaimin, terutama yang ada di Kota Bogor, sering memfasilitasi kegiatan senam massal yang tersebar di beberapa kelurahan se Kota Bogor.
Komunitas Senam Sehat Bugar Bahagia ini juga akan merencanakan Senam Massal se-Kota Bogor. Lokasi yang diincar adalah Lapangan Sempur atau Alun-alun Kota Bogor. Mereka berencana juga mendatangkan Gus Muhaimin dalam event itu.
“Insya Allah Bulan Oktober Kami akan Melaksanakan Senam Massal di Lapangan Sempur. 50 Komunitas senam jaringan kami siap ikut sersama. Diperkirakan peserta sebanyak 2000 orang”, ujar Poppy Surahman.





