Demonstrasi Mahasiswa Bogor Tolak Omnibus Law

0
Demonstrasi, Mahasiswa, Bogor, Omnibus Law
Para mahasiswa di sela aksi unjuk rasa, di DPRD Kota Bogor. Mereka menolak UU Omnibus Law dan menyatakan Mosi Tidak Percaya.

LEAD.co.id | Para mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa (demonstrasi), di DPRD Kota Bogor dan Istana Kepresidenan Bogor, Jawa  Barat, pada Rabu (7/10/2020). Mereka menolak Omnibus Law Undang Undang (UU) Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI.

Tim Lead.co.id melaporkan, demonstrasi hari ini dilakukan oleh puluhan mahasiswa dari Universitas Pakuan (Unpak) di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, dan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor di depan Istana Kepresidenan Bogor.

Dalam aksinya, para Mahasiswa melakukan long march dan orasi secara bergantian. Usai melakukan aksi di Istana, mereka menuju di gedung DPRD Kota Bogor hingga merangsek masuk ruangan rapat dengan membawa spanduk bertuliskan “Mosi Tidak Percaya” dan “Tolak Omnibus Law”.

Baca :  Bola Panas Omnibus Law yang Belum Berujung

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) telah menyepakati pengesahan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja menjadi Undang Undang (UU). Kesepakatan ini diambil dalam rapat Paripurna yang digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/10).

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin yang dihadiri Menko Perekonomian Airlanga Hartarto, Menaker Ida Fauziyah, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mendagri Tito Karnavian, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, dan Menkum HAM Yasonna Laoly.

“Perlu kami sampaikan berdasarkan yang telah kita simak bersama. Sekali lagi saya memohon persetujuan di forum rapat paripurna ini, bisa disepakati?” tanya Azis Syamsudin. “Setuju,” jawab para wakil rakyat yang hadir baik secara fisik maupun virtual.

Baca :  KRPI Serukan Aksi Nasional Tolak RUU Cipta Kerja

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here