Demonstrasi Mapancas: Kebun Raya disebut Kebun Korupsi

0
Demonstrasi, Mapancas, Kebun Raya, Korupsi
Spanduk Mapancas Kota Bogor saat demonstrasi di depan kantor Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya-LIPI Bogor, pada Jumat (18/12/ 2020).

LEAD.co.id | Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya-LIPI Bogor, kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, pada Jumat (18/12/ 2020).

Dalam aksinya, para mahasiswa membawa pengeras suara (Megaphone), Bendera, pamplet, dan spanduk bertulis “Kebun Raya atau Kebun Korupsi ?”.

Koordinator Aksi Ikromi Yozy mengatakan, Aksi unjuk rasa kali ini merupakan aksi jilid II untuk menyampaikan hasil kajian Mapancas terkait dugaan ketidak sesuaian tarif Kebun Raya-LIPI dan dugaan adanya ketidak patuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca :  Kampak Papua Pertanyakan Keseriusan Polres Ungkap Korupsi Disdik Mimika

“Aksi kita kali ini menyampaikan hasil temuan dan kajian mapancas terkait dugaan markup tarif tiket yang tidak memiliki landasan yuridis” kata Ikromi dalam orasinya.

Ikromi mengungkapkan, bahwa ketidak sesuaian dan ketidak patuhan Pihak Kebun Raya-LIPI terhadap peraturan perundang-undangan ini sudah berjalan sejak lama.

“Jangan sampai Kebun Raya menjadi Kebun yang berpotensi terhadap tindak pidana korupsi,” sambungnya

Menurutnya, kasus ini sudah berjalan cukup lama, kami menduga sejak 2017 lalu, dan PNBP yang diduga tidak dilaporkan setahunnya mencapai milyaran.

Ketua Mapancas Kota Bogor, Fathulloh Fawaid menambahkan, bahwa memang pihak Kebun Raya LIPI sudah sempat menjawab secara Lisan terkait kajian mapancas, namun menurutnya itu belum menjawab secara komprehensif.

Baca :  Datangi KPK, GIB Minta Korupsi Bansos Covid-19 Dihukum Mati

“Sudah sempat dijawab, tapi itu tidak menjawab pertanyaan kami,” kata Sihol sapaan akrab ketua DPD mapancas kota Bogor ini.

Sihol menambahkan, sampai saat aksi jilid II pihak Kebun Raya LIPI masih enggan menjawab landasan yuridis terkait penetapan tarif kebun raya LIPI. “Kalau memang ada aturan lain terkait kenaikan tarif tiket Kebun Raya tunjukkan,” sambungnya.

Tampak Danramil 0601/ Bogor Tengah Kapten CHB SS Lumaluntur beserta Kapolsek Bogor Tengah Kompol Suminto menyampaikan Himbauan dan Penekanan kepada Peserta aksi unjuk rasa tentang penyampaian pendapat di muka umum serta Protokol Kesehatan, dimana Kota Bogor tingkat penyebaran Covid-19 masih Tinggi

Baca :  Aksi Kedaulatan Hukum dan Lingkungan

“Dalam pelaksanaan aksi unjuk rasa agar adik – adik mahasiswa tetap melaksanakan Protokol kesehatan seperti memakai Masker, Menjaga Jarak,” kata Kompol Suminto yang didampingi oleh Danramil 0601/ Bogor Tengah.

Pihaknya juga memberikan imbauan agar aksi unjuk rasa tetap tertib tidak menggangu pengguna jalan lainya, dan sesuai peraturan aksi sampai pukul 18.00 WIB.

“Kami aparat keamanan akan mengawal dan menjaga adik – adik,” pungkasnya.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here