Desa Gunung Sari Jadi Motor Penggerak Melawan Covid-19.

0
Desa Gunung Sari, Pamijahan, Covid-19
Kepala Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Herman

LEAD.co.id | Pemerintah Desa Gunung Sari menjadi motor penggerak melawan Penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Pamijahan usai langkahnya diikuti oleh Desa Gunung Bunder 2, yaitu pembuatan Kotak Sterilisasi untuk Kantor Desa.

“Pembuatan kotak Sterilisasi tersebut adalah Inovasi dan hasil karya putra putra dari Pamijahan, dan kita layak mengapresiasi gerakan yang dilakukan oleh kawan kawan relawan yang ada di kecamatan Pamijahan,” ujar Herman, Kepala Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Bogor, Selasa (21/4/2020).

Pihaknya telah memasang Kotak Sterilisasi tersebut di kantor Desa Gunung sari, yang kebetulan bersebelahan dengan Puskesmas Pamijahan. Pemasangan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 ini.

Baca :  ATV : Pemkab Bogor Tidak Memiliki Sense of Crisis

“Saat ini, para relawan melakukan pemasangan kotak sterilisasi di desa Gunung Bunder 2, dan mudah-mudahan Desa yang lain mengikutinya,” terang Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Pamijahan itu.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Bunder 2, Andri Ibrohim mengaku bertanggung jawab penuh dalam melawan penyebaran Covid-19. Dia juga akan melakukan apapun untuk mencegah penyebaran virus tersebut di kawasannya.

“Kami Beserta Jajaran dan para pengurus Desa dan Muspika Kecamatan pamijahan Selalu 1 Komando dalam rangka menangkal Penyebaran virus tersebut,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini dia mengimbau seluruh masyarakat Pamijahan, Khususnya warga Gunung Bunder 2 untuk tetap mengikuti dan mematuhi aturan-aturan yang sudah disampaikan oleh Pemerintah.

Baca :  Cairkan Uang Tunai, Agen BPNT Desa Ciasihan Dinilai Melanggar

Pembuat Kotak Sterilisasi tersebut, Lukman tinggal di RW 07 Desa Gunung Picung. Dia dibantu beberapa rekannya dalam Pembuatan Kotak sterilisasi tersebut.

Lukman memaparkan bahwa, bahan cairan dalam kotak sterilisasi tersebut menggunakan bahan rempah-rempah alami, sehingga tidak ada Efek Samping/iritasi terhadap kulit. Bahan bahan tersebut yaitu ekstrak daun sirih dan jeruk Nipis.

“Saya pribadi mengucapkan terima Kasih Kepada Kades Gunung Sari dan Gunung Bunder 2 yang telah mengapresiasi hasil karya Kami,” pungkasnya.

Reporter: Manto Arya
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here