Desa Rabak Gelar Lomba Bimda PKK Tingkat Kabupaten Bogor

oleh -423 views
Desa Rabak, Lomba PKK, Bimbingan Desa, PKK Kabupaten Bogor
Lomba Bimda PKK Tingkat Kabupaten Bogor tahun 2021, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin

KABUPATEN BOGOR (LEAD.co.id) – Pemerintah Desa Rabak menggelar Lomba Bimbingan Desa (Bimda) PKK Tingkat Kabupaten Bogor tahun 2021. Perlombaan berupa hasil tani hingga kerajinan tangan ini dilaksanakan di Kampung Sampay, RT 04/02 Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, pada Kamis (10/6/2021).

H Wawan Nurwandi, Kepala Desa Rabak mengaku berterima kasih atas kehadiran Camat Rumpin Ade Zulfahmi untuk pembinaan administrasi tim penggerak PKK yang sedang menggelar perlombaan tersebut.

Dia menjelaskan, di antara yang dilakukan pembinaan administrasi yaitu terkait Posyandu, Rumah Sehat, termasuk 10 tugas fungsi pokok PKK.

“Jadi tadi sudah dilihat dari mulai administrasi PKK desa terus posyandu yang ada di kampung Sampay, terus kelompok Wanita Tani juga,” kata Wawan menjelaskan.

Ade Zulfahmi mengungkapkan, kehadirannya untuk ber-silaturahim dengan pembina PKK dari Kabupaten Bogor yang telah hadir, sekaligus pembinaan untuk kegiatan-kegiatan di kemasyarakatan. Hal itu agar aktivitas di masyarakat tidak semata-mata karena ada lomba, tapi juga bisa terus berkesinambungan.

“Utamanya adalah penilaian-penilaian dari pembinaan daerah dari tim penggerak PKK, untuk itu juga yang utama dari kami,” sebut Camat Rumpin.

Pembina Kampung Sampay, H Alini bersama Nuning yang hadir dalam lomba ini menjelaskan bahwa, kegiatan ini dalam rangka bimbingan desa di RW 2 Desa Rabak yaitu tentang reproduksi, pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya.

“Semuanya spesifikasi saya, masing-masing dibentuk pokja-pokja delapan fungsi keluarga membina sama dari seksi pendidikan ada di Pokja 1 PKK, BKB BKR ada di Pokja 2 PKK,” tambah Alini menjelaskan.

Pihaknya juga bersyukur karena telah berhasil memimpin kampung KB Sejahtera yang meliputi kefiatan BKR BKB dan termasuk kampung KB dan Posyandu.

“Alhamdulillah setelah berdirinya kampung KB sejahtera kita ada perubahan, ada peningkatan,” terangnya.

Selain itu, dirinya juga mengaku bersyukur karena sudah sudah mendapat bantuan dari APBD seperti hand traktor dan alat semprot, juga untuk hasil karya kelompok. Menurutnya, kelompok-kelompok ini juga untuk mempercepat proses pengolahan tanah meliputi satu Desa demi peningkatan ekonomi atau perubahan masyarakat.

“Jadi kesadaran lingkungan masyarakat sampah organik dan organik dipisah itu udah berjalan di sini,” jelasnya.

Reporter: Nina Karningsih
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *