BOGOR (LEAD.co.id) – Satgas Covid-19 Kota Bogor telah mendirikan posko logistik darurat, di Gedung Wanita, Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, pada Jumat, 2 Juli 2021. Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Muzakkir ditunjuk menjadi Koordinator Posko Logistik tersebut.
Posko ini didirikan untuk menampung bantuan sembako bagi warga yang sedang isolasi mandiri (isoman) akibat Covid-19. Muzakkir menyebutkan, bantuan bahan pokok itu atas sumbangan dari Aparatur Sipil Negara (ASN), para pengusaha dan masyarakat yang disalurkan melalui 68 kelurahan di Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Bima Arya yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19 menilai akan banyak warga yang membutuhkan bantuan siring penerapan kebijakan PPKM Drurat Jawa-Bali akibat melonjaknya Covid-19. Karena itu, pihaknya menyiapkan bantuan sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan.
“Akan ada pekerja harian, buruh lepas, PKL, dan lain-lain yang kesulitan mencari nafkah karena PPKM Darurat ini. Maka semaksimal mungkin harus kita bantu,” ungkap Bima saat di posko logistik, pada Jumat (2/7/2021).
Dengan berdirinya posko logistik, Wali Kota Bogor mengajak para ASN di Pemkot Bogor dan Perusahaan, serta Komunitas maupun perorangan untuk ikut berpartisipasi dalam program tersebut.
“Semua dinas saya minta menyumbang ke sini, perusahaan-perusahaan di Bogor semua saya minta ke sini untuk kemudian didistribusikan ke wilayah yang betul-betul membutuhkan, terutama warga dhuafa dan yang sedang isolasi mandiri,” sebut Bima.
Dirinya menambahkan, bagi yang ingin menyumbang, lanjut Bima, bisa menghubungi nomor 088809112569 (Pusdalops Posko Logistik Darurat). Sumbangan bisa berbentuk bahan pokok atau dijadikan satu paket untuk memudahkan distribusi ke rumah warga.
Bima juga meminta Camat dan Lurah berkoordinasi dengan RT/RW untuk pendistribusian logistik bagi warga yang membutuhkan. Atau bagi warga yang sangat terdampak namun belum mendapatkan bantuan bisa menghubungi kelurahan di wilayahnya masing-masing.
Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi





