Diserang di Medsos, Rizwan Soroti Aktor Dibalik Isu Hoax

oleh -152 views
Stop Hoax, Rizwan Roswanto
Ilustrasi Stop Hoax

BOGOR (Lead.co.id) – Aktivis dan pegiat sosial, Rizwan Rizwanto tidak hanya membantah keras tuduhan yang beredar di media sosial, tetapi juga mempertanyakan adanya pihak tertentu yang diduga berada di balik penyebaran informasi tersebut.

Rizwan menilai, pola penyebaran unggahan oleh akun Instagram yang menyebut namanya diduga tidak terjadi secara spontan. Melainkan terkesan terstruktur dan berulang di beberapa akun.

“Kami melihat ada pola dalam penyebaran isu ini. Tidak berdiri sendiri, tetapi seperti digiring. Ini yang sedang kami dalami,” ujarnya sebagai Ketua NGO Kabupaten Bogor Bersatu (KBB) di Bogor, pada Selasa (24/3/2026).

Baca :  Hoax! Gangguan Pasokan Air Akibat Limbah

Rizwan menegaskan, tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam jaringan peredaran narkoba tidak memiliki dasar dan tidak pernah dikonfirmasi kepadanya.

“Informasi itu tidak benar dan sangat merugikan nama baik saya. Tidak ada klarifikasi, tidak ada data, tiba-tiba muncul dan menyebar,” kata Rizwan

Menurutnya, penyebutan nama seseorang dalam konteks dugaan tindak pidana tanpa bukti tidak hanya merugikan secara pribadi. Tetapi juga berpotensi menyesatkan masyarakat luas.

“Silakan menyampaikan kritik, tetapi jangan menggiring opini dengan tuduhan tanpa data. Ketika sudah menyebut nama dan menuduh tanpa bukti, itu bukan lagi pendapat, tapi sudah masuk ranah hukum,” tegas Rizwan.

Baca :  Sebar Hoax Covid-19, Warga Pamekasan Diamankan Polisi

Riwan juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi yang tidak benar melalui media elektronik dapat berimplikasi hukum, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, khususnya Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3).

“Selain itu, ketentuan mengenai pencemaran nama baik juga diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Pasal 310 dan 311,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rizwan menyatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penelusuran untuk mengetahui asal muasal dan pihak yang pertama kali menyebarkan informasi tersebut.

“Semua sedang kami telusuri, termasuk akun awal dan pihak-pihak yang ikut menyebarkan tanpa verifikasi. Kami ingin memastikan, siapa sebenarnya yang memulai dan apa motifnya,” ucapnya.

Baca :  Pemberitaan illegal logging, Kuasa Hukum HIT Tempuh Jalur Hukum

Dia juga tidak menutup kemungkinan adanya motif tertentu di balik penyebaran isu tersebut, termasuk upaya membentuk opini publik atau menyerang reputasi pribadi.

“Kami tidak ingin berspekulasi, tapi indikasi ke arah itu ada. Karena itu, kami memilih menempuh jalur yang objektif dan berbasis bukti,” tandas Rizwan.