BOGOR (LEAD.co.id) – KNPI Kota Bogor menggelar talk show untuk memperingati Hari Ibu, di Blok F Pasar Kebon Kembang, Jalan Dewi Sartika, Bogor Tengah, pada Rabu (22/12/2021). Kegiatan bertema “Ibuku Inspirasiku” ini merupakan salah satu agenda Festival Akhir Tahun KNPI Kota Bogor.
Zakiah, Wakil Ketua Pemberdayaan Perempuan KNPI Kota Bogor mengatakan, sikap seorang ibu lebih lemah lembut dan mengayomi terhadap anaknya sehingga akan selalu dikenang.
“Pendidikan seorang ibu berbeda dengan bapak, ibu lebih kepada lemah lembut dan mengayomi terhadap anaknya sehingga akan selalu dikenang sampai kapanpun,” sebutnya.
Festival ini digelar oleh DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bogor mulai tanggal 19 sampai 23 Desember 2021, bekerja sama dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ).
Kegiatan ini dihadiri oleh Istri Wali Kota Bogor Yane Ardian Bima Arya, Menteri Investasi Sri Suparni Bahlil, Cut Ema Mutia, serta diikuti sekitar 100 kaum ibu ibu dari Kota Bogor.
Sri Suparni Bahlil menyampaikan kepada generasi saat ini. Menurutnya, kaum ibu harus bisa mengayomi semua generasi sehingga menjadi jembatan untuk menciptakan solusi bangsa.
“Sehebat apapun seorang anak pasti terlahir dari seorang ibu yang selalu menuntun ke jalan yang benar,” katanya.
Dia menambahkan, sektor Emansipasi Wanita juga harus berlangsung sehingga kaum perempuan Indonesia bisa menjadi apapun di berbagai sektor ini untuk terus berbakti kepada nusa dan bangsa.
“Seorang ibu mampu menjawab tantangan zaman terutama dalam mendidik seorang anak, karena bakti seorang anak belum tentu memenuhi kebutuhan seorang ibu,” ujarnya.
Festival Akhir Tahun KNPI kota Bogor itu mendapat dukungan dari Perumda PPJ. Bazar Kuliner, kontes ikan hias dan binatang langka mewarnai kegiatan tersebut.
Direktur Utama Perumda PPJ, Muzakkir menyatakan siap berkolaborasi dengan KNPI sehingga berbagai kegiatan kaum muda mendapat dukungan secara penuh dari jajaran BUMD itu.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemuda dan minta Kanit (Kepala Unit) support full dengan acara yang terencana dengan baik,” ujarnya.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi






