LEAD.co.id | Banjir akibat tanggul Sungai Citarum jebol beberapa waktu lalu telah mengakibatkan sebagian kebun warga Karawang rusak dan dipenuhi lumpur. Merespon itu, Perguruan Mathla’ul Anwar Telukambulu berinisiatif menggalang dana untuk membantu warga terdampak banjir.
“Kita juga adakan danus teh, untuk galang dana korban banjir, dengan menjual sabun mandi, dan hasilnya disalurkan untuk tambahan bantuan korban banjir,” ujar Nabila, Pengurus OSIS Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mathla’ul Anwar Telukambulu, pada Kamis (25/2/2021).
Pasca bencana ini, warga kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa puing-puing dan sampah. Nabila berharap sedikit bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk korban banjir yang melanda perbatasan Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi.
Menurut dia, penyaluran bantuan ini disampaikan ke dua titik terdampak yaitu Dusun Cangkring Kabupaten Bekasi dan Kp Tanjungan Kabupaten Karawang. Dua titik ini adalah daerah pelosok di kabupaten Karawang yang berberbatasan dengan Kabupaten Bekasi.
Adapun bantuan yang telah disalurkan berupa 400 box nasi kotak, 35 dus mie instan,16 Dus Air Mineral gelas, 5 Kg telur, 5 Kg minyak sayur, 20 pack Pampers, 15 pack pembalut, serta 4 pack obat gatal gatal.
Nunung, Penanggung-jawab Posko Banjir di Kp. Tanjungan menyatakan, bantuan ini sangat dibutuhkan mengingat stok persediaan di posko bencana sudah mulai berkurang sedangkan ekonomi warga masih belum pulih.
“Ekonomi warga juga belum pulih seutuhnya, karena masi belum bisa mulai berkebun, dan bertani kembali, karena mayoritas warga disini adalah petani,” ungkap Nunung.
Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTS) Mathla’ul Anwar, Huliyawati Syamsiyah berharap, bantuan ini bermanfaat untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir akibat meluapnya sungai Citarum.
Dirinya juga mengajak seluruh instansi pendidikan, khususnya di daerah Kabupaten Karawang bersama-sama dan bahu membahu untuk ikut membantu meringankan korban bencana ini.
Reporter: M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi

