Garuda KPPRI Desak Kejati Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Otista

oleh -246 views
Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina, Jalan Otista, Jembatan Otista, Proyek Otista
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina saat memonitor perubuhan jembatan Otista, Kota Bogor, pada Jumat, 5 Mei 2023 [File: Lead.co.id]

BOGOR (Lead.co.id) – Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dinilai gagal mengungkap dugaan kasus korupsi Pembangunan Jembatan Otista di Kota Bogor yang bernilai Miliaran rupiah.

Hal itu disampaikan oleh ketua Generasi Muda Kesatuan Penerus Perjuangan Republik Indonesia (Garuda KPPRI) Bogor, Baihaki kepada awak media pada Rabu (11/6/2025).

“Kami menilai Kejati Jawa Barat telah gagal mengusut tuntas dugaan korupsi Pembangunan Jembatan Otista di Kota Bogor yang merugikan keuangan negara Miliaran rupiah. Padahal berkisar kurang lebih 7 bulan lamanya, kasus dugaan korupsi berproses hukum di Kejati Jawa Barat terkesan jalan ditempat,” kata Baihaki.

Baca :  Proyek Otista Berdampak ke Masyarakat, Pengawasan Harus Dioptimalkan

“Hingga saat ini belum ada proses hukum yang merujuk penetapan tersangka. Disini kami sangat kecewa atas kinerja Kejati Jawa Barat, sekelas Kejati tidak mungkin tak mampu mengungkap dugaan korupsi di Kota Bogor,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku kecewa atas kinerja Kejati Jawa Barat. Pasalnya, dugaan penyelewengan anggaran dana pembangunan Jembatan Otista di Kota bogor proses hukumnya belum mendapat titik terang.

“ini menjadi tanda tanya besar bagi kami, ada apa dengan Kejati Jabar?. Dalam hal ini kami terus mengkawal dan mengusut proses mengungkap tabir dugaan korupsi proyek jembatan otista Kota Bogor yang memakan anggaran Miliaran rupiah,
Jika tidak ada tindakan, kami akan Mengarahkan Masa besar besar an di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor, di minggu ini juga kami akan menyurati Kejagung RI,” cetusnya.