Gelar Workshop & Bimtek MPLS SMP, Kadisdik; Sekolah Harus Lakukan Pemetaan

0
FOTO. Istimewa/ Kadisdik Kota Bogor saat memberikan arahan dalam workshop & Bimtek MPLS SMP

LEAD.co.id | Menjelang pembelajaran tahun ajaran 2020/2021 13 Juni mendatang, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor gelar Workshop dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tingkat SMP Sederajat.

Kegiatan yang berlangsung secara online di ikuti oleh perwakilan sekolah SMP Se-Kota Bogor.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin menyampaikan, Prioritas utama pendidikan di era pandemi yakni, kesehatan dan keselamatan bagi siswa, guru, kepala sekolah, orangtua dan semuanya.

“Pemerintah telah mentapkan tahun ajaran baru di bulan juli 2020. Namun, melihat situasi di Kota Bogor saat ini sangat tidak mungkin pembelajaran dilakukan secara tatap muka,” sampainya (29/06/2020).

Baca :  Seluruh Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Seiring Larangan Mudik

Menurutnya ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan jika nantinya pembelajaran dilakukan secara tatap muka seperti, status wilayah sudah masuk dalam zona hijau. Berikutnya surat izin yang dikeluarkan Walikota sesuai dengan situasi, kemudian kesiapan sekolah untuk menjamin siswa tidak terpapar Covid-19 serta izin orangtua murid.

“Jika wilayahnya sudah zona hijau kemungkinan akan dibuka secara bertahap dan diluar zona itu maka sekolah belum bisa dibuka. Kesiapan sekolah juga penting dalam menjamin keselamatan serta kesehatan siswanya dengan menjalankan protokol kesehatan yang ada,” paparnya.

Baca :  Positif Covid-19, Walikota Bogor Akan Diisolasi

Dirinya menambahkan, harus ada rekayasa jika diberlakukan pembelajaran tatap muka yang hanya mencapai 50% jumlah siswa perkelasnya.

“Setelah ditetapkan zona hijau, itupun baru SMA dan SMP yang dibuka dengan masa pantauan selama 2 bulan, jika dalam pelaksanaannya kembali menjadi zona kuning otomatis sekolah pun akan di tutup kembali. Namun, jika membaik dibulan ke 3 sekolah dasar akan dibuka dan disusul TK di 5 bulan berikutnya,” tambahnya.

Fahmi (sapaan akbrabnya) berharap, meskipun tahun ajaran baru 2020/2021 masih dilakukan secara jarak jauh. Kepaala sekolah dapat dilakukan pemetaan pembelajaran jarak jauh termasuk MPLS.

Baca :  Sekdes Salekoe Sosialisasikan Pencegahan Covid-19 ke Dusun Dusun

“Tentunya kesiapan sarana dan prasarana ini sangat penting, serta kesiapan gurunya juga dan bahan materi yang akan akan ditujukan untuk siswa. Sehingga hasil pemetaan itu nantinya bisa mengetahui akses siswa yang berasal dari mana saja dan akses yang dimilikinya, agar dapat dilakukan pembelajaran secara luar jaringan dengan guru mendatangi rumah siswa di skup wilayah yang sebelumnya sudah zona hijau,” pungkasnya.

Reporter : Jhonie
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here