Gubernur Jabar Perintahkan Tutup Akses Wisata Pangandaran dan Ciwidey

oleh -197 views
Gubernur Jabar, Tempat Wisata, Pangandaran, Ciwidey

LEAD.co.id | Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil intens berkoordinasi dengan kepala daerah untuk pengawasan dan pengendalian destinasi wisata. Dirinya juga menginstruksikan akses menuju objek wisata di Pangandaran dan Ciwidey ditutup.

“Pangandaran dan akses ke Ciwidey disepakati ditutup untuk wisatawan,” kata Ridwan Kamil saat di Gedung Pakuan, Kota Bandung seperti dikutip laman resmi Pemprov Jabar, pada Sabtu (15/5/2021).

Sampai saat ini, kata Kang Emil, objek wisata di Puncak dan Lembang masih aman dan terkendali. Ia mengimbau masyarakat, khususnya kepada wisatawan, untuk memutarbalikkan kendaraan karena akses ke Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup.

Baca :  Gubernur Jabar Usulkan Perusahaan Lakukan Tes Covid-19 Mandiri

“Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemudik dan wisatawan, untuk putar balik karena Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup,” ucapnya.

Menurutnya, di tengah Covid-19, perayaan Idu Fitri tahun ini temtu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, masyarakat mesti beradaptasi dan menahan diri dengan mengutamakan kesehatan keluarga, baik di rumah dan kampung halaman.

“Kesabaran adalah hal penting dalam menghadapi kesusahan di masa pandemi. Yaitu kesabaran menghadapi larangan pembatasan mudik, juga pelaksanaan Idulfitri, yang mungkin tidak nyaman, tapi itulah esensi ujian dan esensi latihan kesabaran,” tuturnya.

Baca :  Gubernur Jabar Hanya Akui KNPI Hasil Musda di Garut

Pemda Provinsi Jabar sendiri sudah membuat antisipasi manakala ada pergerakan masyarakat menuju destinasi wisata setelah masa pelarangan mudik berakhir. Salah satunya dengan menyiapkan 15.000 rapid test antigen dan mengetes secara acak di destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan.

Selain melaksanakan tes secara acak, Pemda Provinsi Jabar dan Pemda Kabupaten/Kota di Jabar akan memonitor pembatasan jumlah pengunjung, pembatasan jam operasional, serta penerapan protokol kesehatan di hotel, pusat perbelanjaan, rumah makan, dan destinasi wisata.

Antisipasi yang sudah disusun secara komprehensif diharapkan dapat mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 saat Lebaran nanti, terutama di destinasi wisata.

Baca :  Daerah se-Bandung Raya Sepakat Mengajukan PSBB Secara Bersamaan

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Humas Jabar/ Teguh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *