Halangi Tugas Wartawan, Oknum Satpol PP Ngaku Diperintah Camat Bojonggede

oleh -240 views

LEAD.co.id | Wartawan Suara Jabar Membangun (SJM) mengaku dihalang halangi oleh oknum Satpol PP saat meliput kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Desa se-Kecamatan Bojonggede, di aula Kantor Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat (20/12) lalu.

Tindakan oknum Satpol PP tersebut dinilai menciderai tugas dan fungsi wartawan sebagai kontrol sosial dan pilar demokrasi sebagaimana tertuang dalam Undang Undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Kemerdekaan Pers.

Laporan yang diterima redaksi LEAD.co.id, kronologi awal kejadian tersebut bermula saat awak media SJM berinisial 4L ingin meliput kegiatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Saat itu, jurnalis tersebut dihadang oleh oknum Satpol PP yang berinisial UB ketika ingin memasuki pintu ruangan acara tersebut.

Baca :  Kerap Bentak Wartawan, FPII Sayangkan Sikap Gubernur Lampung

“Maaf mas tidak boleh masuk karena demi ketertiban,” ujar oknum Satpol PP tersebut.

Lalu, 4L menunjukkan indetitas dirinya sebagai wartawan, namun oknum Satpol PP tetap bersih keras dengan alasan perintah dari Camat Bojonggede.

Atas hal itu, pihak wartawan menanyakan langsung kejadian tersebut kepada Camat Bojonggede, Dace Hatomi.

“Saya nggak pernah larang teman-teman wartawan untuk meliput kegiatan apapun, apa lagi sampai memerintahkan anak buah saya untuk menghalangi peliputan Sertijab hari ini,” jawab Camat Bojonghede, Dace Hatomi, Jumat (20/12/2019).

Selang beberapa saat, UB dipanggil oleh Camat untuk dimintai klarifikasinya dihadapan awak media, dan menjawabnya dengan tegas. “Betul, saya diperintahkan oleh pak Camat demi ketertiban,” tegasnya.

Baca :  Dewan Pers Luncurkan Aplikasi Laporan Pengaduan Elektronik

Atas hal itu, awak media saat itu menilai, hal yang disampaikkan oknum satpol pp itu benar adanya, bahwa tindakan tersebut diduga atas perintah pimpinanannya, yaitu Camat Bojonggede.

Atas kejadian tersebut, Organisasi Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJID) akan mengkonfirmasi kejadian tersebut kepada pihak Camat Bojonggede. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *