Hari Autis Sedunia, Kota Bogor Berwarna Biru

oleh -498 views
Hari Autis Sedunia, Kota Bogor, Kota Bogor Biru

BOGOR (Lead.co.id) – Alun-alun Kota Bogor, Tepas Salapan Lawang Dasakerta, Tugu Kujang, hingga Balai Kota Bogor dipenuhi sorot lampu berwarna biru, pada Jumat hingga Sabtu malam (2/4/2022). Hal itu untuk memperingati Hari Peduli Autis Sedunia.

Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya sejak enam tahun lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama kota-kota lainnya di seluruh dunia turut serta pada kegiatan yang disebut Light It Up Blue (LIUB).

Bunda Anak Istimewa Kota Bogor, Yane Ardian mengatakan, LIUB merupakan simbol kepedulian Kota Bogor terhadap Autisme. Di negara-negara besar LIUB dipasang di ikon-ikon kota, menara, gedung-gedung dan lainnya.

Baca :  Bima Arya: Gerakan Pramuka Harus Terdepan

Di Kota Bogor sudah enam tahun konsisten untuk mem-birukan ikon-ikon Kota Bogor, seperti Balai Kota, Tugu Kujang dan Salapan Lawang.

“Semoga menjadi awareness (kesadaran) juga untuk masyarakat luas bahwa autisme ada di sekeliling kita dan kita harus tunjukkan kepedulian kita,” ujar Yane.

Selama ini sebagai Bunda Anak Istimewa ia memperjuangkan bagaimana agar Kota Bogor dikenal sebagai Kota Ramah ABK. Setelah deklarasi Bogor Kota Ramah Keluarga, berbagai program Pemkot Bogor pun sudah berpihak kepada ABK.

Mulai dari infrastruktur yang ramah ABK, juga memberi peluang kerja untuk para ABK di beberapa tempat usaha.

Baca :  Penilaian Bogorku Bersih, Puluhan Juri Turun ke Wilayah

“Karena misi Kota Bogor kan Kota Ramah Keluarga, ABK merupakan bagian di dalamnya. Sehingga keluarga sebagai basic kebijakan publik dapat terealisasi,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu Ibu Anak Istimewa, Ade Soviany mengapresiasi Pemkot Bogor yang konsisten melaksanakan LIUB hingga tahun keenam ini. Walau tahun ini, sedikit berbeda karena tidak bisa ada di lokasi seperti tahun-tahun sebelum pandemi, namun Pemkot Bogor bersama Bunda Anak Istimewa Yane Ardian tetap peduli pada anak-anak spesial.

“Apalagi surprise tahun ini Alun-alun Kota Bogor yang merupakan ikon baru juga berwarna biru,” imbuhnya.

Baca :  Rapat Coaching Clinic for Cooperation KPEK Kota Bogor 2021

Diakuinya, target Bogor sebagai Kota Ramah ABK tentunya masih terus dalam proses. Pasalnya, masih banyak PR untuk anak-anak spesial ini. Namun dengan dukungan dari berbagai pihak akan semakin membuat Kota Bogor makin ramah ABK.

“Salah satunya meminimalisir polusi udara dari asap-asap knalpot kendaraan, terutama bus AKAP yang menjadi salah satu penyebab bayi lahir autis,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *