Site icon LEAD.co.id

Hari Polantas dan Hari Anak, Kapolresta Bogor Serahkan Tongkat Komando

BOGOR (Lead.co.id) – Polresta Bogor Kota memperingati Hari Polantas dan Hari Anak dengan berbagai perlombaan, di Mapolresta Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, pada Sabtu (23/7/2022).

Dalam kegiatan itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro menyerahkan trophy perlombaan. Pemenang lomba katagori umur dua tahun dalam lomba Balancing Bike Rayes (2) sempat diberi tongkat komando milik Kapolresta.

Rayes menerima trophy dan piagam penghargaan berikut tongkat komando yang diserahkan langsung oleh Kapolresta. Tongkat komando itu berpindah beberapa detik saja ke tangan Rayes.

“Nanti kalau besar nanti nak, kau akan menjadi Kapolresta,” kata Susatyo saat memberikan tongkat komando miliknya seakan estafet kepemimpinan tengah berlangsung.

Warga Kota Bogor terlihat antusias menyambut Hari Polantas dan Hari Anak Sedunia itu. Detik per detik acara diikuti warga hingga selesai.

Susatyo mengatakan, sasaran yang hendak dicapai dalam kegiatan dan lomba dalam rangka menyambut hari anak sedunia sekaligus HUT Polantas itu untuk meningkatkan kecakapan dan keterampilan sesuai dengan usianya.

“Kegiatan ini untuk membangun kedisiplinan dan semangat bertanding dan berharap generasi kedepan lebih baik dalam membangun negeri ini,” ujar Susatyo.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bogor, Kompol Galih Apria mengatakan, kegiatan ini untuk membantu mencegah kejahatan anak dan perilaku menyimpang dari orang lain terhadap anak.

“Kepolisian Resort Bogor Kota sangat konsen terhadap hal hal yang sifatnya prentif maupun preventif,” kata Galih menambahkan.

Perlombaan yang diikuti warga Kota Bogor itu seperti perlombaan Balancing bike, cerdas cermat, lomba musik dan mewarnai gambar. Menurut Galih, peserta yang hadir diluar dugaan, cukup banyak dan meriah.

“Warga terlihat merasa memiliki dan tidak ada sekat hingga terjalin komunikasi yang cukup baik dengan masyarakat. Kita lakukan ini sepenuhnya untuk masyarakat Kota Bogor,” kata Galih.

Exit mobile version