Hong Kong Umumkan Darurat Virus Corona

oleh -205 views
Hong Kong, Darurat, Virus Corina
Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam saat mengumumkan darurat virus Corona (doc. Reuters)

LEAD.co.id | Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam mengumumkan darurat virus pada hari Sabtu 25 Januari 2020, serta membatasi hubungan dengan Cina daratan dan mencegah penyebaran virus corona baru.

“Saya dengan ini mendesak semua warga negara tetap bersatu untuk memerangi epidemi untuk melindungi kesehatan dan keselamatan semua orang Hong Kong,” tegas Lam seperti dilansir Reuters, Sabtu (25/1/2020).

Dalam pengumuman tersebut pihaknya menegaskan, penerbangan dan perjalanan kereta api kecepatan tinggi antara Hong Kong dan Wuhan yang menjadi pusat wabah, akan dihentikan.

Otoritas kesehatan Hong Kong telah mengkonfirmasi 5 kasus virus korona, semuanya terkait dengan Wuhan, dengan 122 orang lainnya dirawat karena diduga menderita penyakit tersebut. Pihaknya juga telah meminta bantuan dari Dewan Negara China untuk persediaan masker yang memadai.

Baca :  Hong Kong Terbitkan Perintah Penangkapan Aktivis Pro-Demokrasi

Sementara, sekolah-sekolah yang sedang libur Tahun Baru Imlek akan tetap ditutup hingga 17 Februari. Otoritas pendidikan Hongkong telah meminta universitas untuk memperpanjang cuti bagi siswa.

Lam mengatakan semua kunjungan resmi ke daratan dan perayaan Tahun Baru Imlek akan segera dihapus. Namun dia menolak seruan untuk pelarangan sementara atas semua kedatangan dari daratan dan mengatakan tidak praktis untuk menutup semua penyeberangan perbatasan dengan daratan.

Diketahui, saat ini Lam sedang berurusan dengan masalah kesehatan karena ia menghadapi ketegangan yang lebih luas setelah tujuh bulan protes anti-pemerintah yang terkadang keras.

Baca :  BEM se-Bogor Sosialisasi Protokol Kesehatan di Terminal Baranangsiang

Demonstrasi telah berpusat pada hubungan Hong Kong dengan daratan Cina: beberapa pengunjuk rasa menentang campur tangan yang meningkat dari Beijing sementara yang lain telah menyatakan keprihatinan atas integrasi yang lebih besar dengan daratan. (Reuters/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *