Site icon LEAD.co.id

HUT ke-1, Salira Seni Pentaskan Musikalisasi Puisi

BOGOR (Lead.co.id) – Sebuah pentas musikalisasi puisi bertajuk “Hujan Belum Selesai” telah digelar di Mahakan Kopi, Gang Kartini, Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor pada Sabtu (27/1/2024).

Perhelatan yang digelar sebagai bentuk apresiasi Sastra dan Seni dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-1 Salira Sastra Pentas ini dihadiri sejumlah Pelaku Seni khususnya Sastra di wilayah Ciawi, Megamendung dan Puncak Bogor.

Ketua panitia acara Azmi Permana mengatakan, pentas musikalisasi bertajuk hujan belum selesai bisa dimaknai bahwa kerja kebudayaan tidak pernah tuntas.

“Gelaran ini selain memperingati satu tahun salira seni kegiatan ini juga bertujuan menjalin silaturahmi dengan para pegiat seni, sekaligus menegaskan bahwa seni sastra di kawasan puncak tetap menggeliat,” ungkapnya.

Hujan belum selesai menampilkan pentas musikalisasi puisi, pembacaan puisi, musik akustik, Teatrikal dan Pemutaran film dokumenter dari Salira Seni dan penayangan film Suara dari harapan” oleh Club Lobi Pilm.

Komunitas Teater Gunung atau yang biasa disebut kotag mempresentasikan proses kreatifnya dengan karya musikalisasi puisi Inilah Cinta Jalalludin Rumi, Kangen W.S Rendra dan karya Sutardji Calzoum Bachri.

Yulia Darnis salah satu penggarap musikalisasi puisi mengatakan, bahwa musikalisasi puisi karya Sutardji Calzoum Bachri ini menceritakan perjalanannya mencari tuhan dengan masuk ke dalam dirinya.

“Kami berharap Salira Seni terus membuka ruang apresiasi untuk para pegiat seni sekaligus untuk mempertegas bahwa sastra di puncak terus hidup dan berkembang.

Sejumlah penampilan lainnya yang tak kalah menariknya antara lain penampilan Iki Bonno, Azmi Permana Pow Jusuf, Keysluggard, Suara Sifat, Firdaus Abstrak, Musyaffa Itmar Tanzih, Ternak Hip Hop dan Ruang Bebas.

Exit mobile version