Jadi Caleg, FRPD Minta Harry Ara Dicopot dari Tim TP4

0

Lead|Bogor – Kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Front Rakyat Peduli Demokrasi (FRPD) Kota Bogor, mendesak Walikota Bogor, Bima Arya memberhentikan Harry Ara Hutabarat dari Tim Percepatan Pelaksanaan Prioritas Program (TP4) Kota Bogor, karena telah menjadi Calon Legislatif (Caleg).

“Kami meminta komisioner KPUD Kota Bogor agar bertindak tegas dan merekomendasikan kepada Walikota segera mencopot Harry Ara dari Tim TP4 karena yang bersangkutan maju sebagai Bacaleg DPRD Kota Bogor,” ungkap Okto Nahak selaku koordinator FRPD dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/8/2019).

Menurut Okto, Walikota Bogor tidak bisa berdiam diri ketika ada anggota dari tim TP4 maju sebagai bacaleg di pemilihan legislatif (pileg) 2019 mendatang. Karenanya, segala aktivitas tim TP4 dibiayai oleh APBD Kota Bogor.

“Jadi sangat tidak etis menikmati APBD Kota Bogor dan fasilitas pemerintah Kota untuk kepentingan kampanye legislatif,” tegas Okto.

Okto pun menyebut, jika persoalan ini tetap dibiarkan maka Walikota Bogor telah melanggar undang-undang. “Sebab aturannya jelas. Larangan bagi pejabat menggunakan fasilitas negara saat berkampanye terdapat pada Pasal 304 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” paparnya.

Baca :  Gandeng Jakpro, Pemkot Bogor Pasang Aplikasi Perekam Pajak

Fasilitas yang tak boleh digunakan tersebut dijelaskan Okto, diantaranya adalah sarana mobilitas, gedung kantor, rumah dinas, sarana perkantoran, dan fasilitas lain yang dibiayai APBN atau APBD.

“Indonesia ini negara hukum, sekecil apapun persoalan harus ditindak tegas demi tegaknya keadilan di Kota Bogor,” tegasnya. (~)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here