Jalin Silaturahmi, Pemkab Pamekasan Terima Kunjungan FKUB Jatim

oleh -298 views

LEQD.co.id |  Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pamekasan menerima kunjungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Timur di ruang pringgitan dalam Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan, Rabu (18/11/2020).

Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Sekdakab Pamekasan, Totok Hartono, Asisten I Setdakab Pamekasan, Moch Tarsun, Kabag Kesra, Khalifaturrahman, jajaran pengurus FKUB Jatim, Ketua FKUB Pamekasan, KH Abd. Muid Khozin, sekretaris FKUB Pamekasan, Sapto Wahyono, serta jajaran pengurus FKWUB dan FKPUB Pamekasan.

Sekdakab Pamekasan, Totok Hartono menyampaikan, kedatangan FKUB Jatim dalam rangka silaturrahmi dengan pemerintah kabupaten/kota se Jawa Timur, bukan hanya Pamekasan tapi beberapa daerah, baik yang menyelenggarakan Pilkada serentak maupun tidak.

“Tadi kita bahas masalah program dan beberapa progres persoalan-persoalan kerukunan umat beragama,” katanya.

“Dari Pemerintah sangat menyambut baik dan berterima kasih atas kedatangan mereka. Tadi kita juga menyampaikan bahwa koordinasi FKUB Kabupaten Pamekasan dan Pemerintah Daerah sangat bagus,” imbuh dia.

Baca :  Pemkab Pamekasan Ajak FKUB Jaga Kondusifitas Beragama dan Dukung Pembangunan

Sementara Sekretaris FKUB Jawa Timur, Hizbul Wathan mengatakan, kunjungan ke FKUB Pamekasan ini dalam rangka realisasi agenda kunjungan ke FKUB Kabupaten/kota se Jawa Timur.

Menurutnya agenda kunjungan FKUB Jatim itu ada dua gelombang, pertama kunjungan kepada FKUB Kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada, kemudian kunjungan kedua yakni ke Kabupaten/kota non pilkada.

“Kebetulan Pamekasan ini last one, satu yang belum yakni Tulungagung,” katanya.

Tujuan silaturrahmi ini, kata Hizbul Wathan, walaupun FKUB Kabupaten/kota dan Jawa Timur itu tidak ada hubungan vertikal tapi sama-sama memiliki fungsi, tugas, dan misi yang bagus, para tokoh agama yang dipayungi oleh pemerintah kabupaten/kota sesuai amanat PBM 1998 antara Kemenag dan Kemendagri.

Pemkab Pamekasan saat foto bersama dengan FKUB Jatim dan FKUB Pamekasan

“Tujuannya apa? Untuk cipta kerukunan di dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara yang sudah digaris tegas,” ucapnya.

Baca :  Komitmen Tingkatkan SDM, Pemkab Pamekasan Kerjasama dengan Unesa

Masalah keyakinan, lanjut dia, itu ranah masing-masing agama. Namun untuk hidup bersama, bersosial masyarakat itu saling punya toleransi, saling menghormati, tidak ada perbedaan yang tidak bisa dikompromikan, tapi bukan masalah keyakinan.

“Contoh seperti natalan, umat Islam bisa saling ikut membantu keamanannya, begitupun sebaliknya. Jadi, jangan dipersepsikan bahwa toleransi itu masuk pada ranah keyakinan. Karena keyakinan itu kewenangan masing-masing pemeluk agama,” tegasnya.

Lebih lanjut, sekertaris FKUB Jatim ini menyampaikan bahwa selama pihaknya melakukan kunjungan 38 kabupaten/kota, bahkan sebelum FKUB berdiri dan masih bernama FKAUB, Pamekasan sangat luar biasa. Kegiatan-kegiatannya sangat pro aktif.

“Terutama mengampu kepada sosial kemasyarakatan, termasuk bakti sosial. Belum ada kabupaten/kota lain yang kegiatannya se pro aktif seperti FKUB Pamekasan,” terangnya.

Baca :  Hadirkan Tokoh Lintas Agama se-Madura, FKUB Pamekasan Ajak Wujudkan Pilkada Damai

Sementara ketua FKUB Pamekasan, KH Abd Muid Khozin mengatakan menyampaikan FKUB Jatim itu kunjungan memang setiap tahun dan rutin dilaksanakan.

Dijelaskan, pada pertemuan itu pihaknya melaporkan bahwa terus berupaya melaksanakan agenda-agenda dalam menjaga kerukunan umat beragama serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Bahkan untuk di Pamekasan pada kepengurusan saat ini tidak hanya ada FKUB, namun juga sudah terbentuk kepengurusan FKWUB dan FKPUB.

Tidak berhenti disitu, pihaknya beserta jajaran FKUB Kabupaten menginisiasi terbentuknya FKUB di tingkat kecamatan. “Rencana kami, kalau nanti FKUB di tingkat kecamatan itu diterima, maka pada tahun 2021 akan dibentuk FKUB di tingkat kecamatan,” ucapnya.

“Dan sekarang sudah mulai sosialisasi diantaranya di kecamatan Pasean, Batumarmar, Waru, Kecamatan Kota dan Kecamatan Proppo. Berikutnya di kecamatan lain, sampai selesai,” imbuhnya menjelaskan.

Reporter: Moh Hasanuddin

Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *