BOGOR (Lead.co.id) – Jelang Idul Fitri 1446 H, Perumda Tirta Kahuripan terus berkoordinasi antar unit terkait sebagai upaya memitigasi resiko gangguan pengaliran baik akibat faktor alam maupun teknis.
Koordinasi intensif itu dilakukan oleh Perumda Tirta Kahuripan mulai dari pasokan bahan kimia dan perpipaan, strategi pengamanan stok air di recervoir, kesiapan tim teknik hingga sosialisasi kepada pelanggannya.
Pelanggan dihimbau untuk tidak perlu khawatir jika terjadi gangguan distribusi air selama libur libaran. Karena, pihaknya telah menyiapkan petugas siaga dan layanan pengaduan yang beroperasi selama 24 jam.
“Kami telah menyiapkan 311 petugas dan 11 armada tangki yang akan standby dan tersebar di sembilan wilayah pelayanan,” kata Direktur Umum Perumda Tirta Kahuripan, Abdul Somad kepada awak media, pada Kamis (13/3/2025).
Selanjutnya, Jika terjadi gangguan pengaliran atau ditemukan kebocoran pipa, pelanggan dapat menghubungi layanan pengaduan yang tetap beroperasi selama libur panjang Lebaran melalui Call Center di nomor 1500-862 atau WhatsApp official di nomor 0821-1996-9008.
Selain itu, pelayanan loket pembayaran di seluruh kantor cabang akan menyesuaikan jadwal libur nasional dan cuti bersama, yaitu mulai Jumat, 28 Maret 2025, dan akan kembali dibuka pada Selasa, 8 April 2025.
Bagi pelanggan yang akan melakukan pembayaran tagihan air dapat melalui channel bank dan PPOB (Payment Point Online Bank) seperti Bank Mandiri, Bank BJB, Bank BNI, Bank BTN, Bank BSI, PT Pos, Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi.
Adapun bagi pelanggan yang akan membayar tagihan penyambungan kembali selama libur nasional dan cuti bersama, dapat membayar melalui transfer ke Bank Mandiri Cabang Cibinong atas nama Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor dengan nomor rekening 1570000070681, dengan mengirimkan bukti transfer, no sambungan langganan, nama dan alamat ke admin masing-masing cabang melalui WA official, terangnya.
“Kami menghimbau kepada pelanggan yang mudik supaya kondisi pagar rumahnya terkunci, untuk menggunakan papan pencatat meter air untuk memudahkan pencatatan petugas pembaca meter dan untuk mencegah lonjakan tagihan air akibat kebocoran pipa di dalam rumah sebaiknya mematikan air dari stop kran merah yang letaknya berdampingan dengan meter air,” kata dia.
Pihaknya juga menyarankan untuk menggunakan toren dan bak penampungan air sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan sambil menunggu perbaikan selesai dan pengaliran normal kembali, sedangkan informasi pengaliran terbaru dapat di pantau di story Instagram kami di @perumdaairminumtirtakahuripan.
Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Perumda Tirta Kahuripan menyalurkan sejumlah paket bantuan Hari Raya yang berisi bahan pokok untuk masyarakat yang membutuhkan di sekitar kantor pusat, cabang pelayanan, dan Instalasi Pengolahan Air. (Nina Karningsih)





