Joni Bagikan Tips Budidaya Alpukat Miki

oleh -1,246 views
Petani Joni, Tips Budidaya Alpukat, Buah Alpukat, Alpukat Miki

BOGOR (Lead.co.id) – Alpukat Miki termasuk salah satu buah yang cukup populer. Budidaya buah Alpukat Miki memiliki peluang yang menjanjikan, potensi pasarnya juga masih terbuka lebar. Buah yang memiliki ciri berdaging lunak dan memiliki rasa yang khas ini sangat mudah ditemukan di pasar, toko buah-buahan, Supermarket.

Tanaman Alpukat Miki bisa hidup dan tumbuh dengan baik di dataran tinggi atau rendah. Perawatannya juga cukup mudah. Masa produktif pohon alpukat Miki juga tergolong lama. Dengan perawatan maksimal, pohon alpukat tetap produktif belasan hingga puluhan tahun lamanya.

Seperti penuturan pembudidaya sekaligus pembibit alpukat di Karyasari. Joni winata (40). Saat ditemui di rumahnya, Joni selaku warga Kampung Tamansari Desa Karyasari, kecamatan Leuwiliang, kabupaten Bogor itu membagikan pengalaman sukses budidaya dan pembibitan Alpukat.

“Buah siap konsumsi seperti alpukat peluangnya masih bagus, sampai kapanpun tetap laku. Di lain sisi, perawatannya juga mudah,” kata Joni kepada awak media, pada Jumat (13/5/2022).

Joni winata menjelaskan, untuk perawatan tanaman alpukat, pembudidaya hanya perlu memperhatikan tiga hal. Yakni, pengairan, pemupukan, dan penanggulangan hama. Ketiga perlakuan ini apabila dilakukan secara cukup dan sesuai kebutuhan tanaman, pohon alpukat akan cepat berbuah dan memiliki masa produktif yang lama.

“Pengalaman saya, dari bibit setinggi 50 sentimeter, hanya butuh dua tahun sampai tiga tahun sudah berbuah,” papar Joni.

Saat masa awal berbuah, biasanya pohon alpukat hanya mengeluarkan beberapa buah saja. Namun jangan khawatir, menurut Joni, dalam satu musim berbuah berikutnya, pohon alpukat bisa dipanen hingga tiga kali asal nutrisi tanah bagus. Terlebih untuk pohon yang sudah berusia 5 – 6 tahun, satu pohon alpukat bisa menghasilkan hingga 4 kwintal buah dalam satu musim.

Untuk saat ini, harga satu kilogram buah alpukat berkisar dari belasan hingga puluhan ribu rupiah tergantung jenisnya. Harga itu untuk jenis buah alpukat dengan varietas unggul.

Joni sendiri memiliki ratusan bibit dari belasan jenis alpukat dengan varietas unggul dan populer bagi penikmatnya. Diantaranya yang dia sebutkan, yakni. Miki, Aligator, Kendil, Markus, Non Biji, Hass Australia, Mentega, Mentega Jumbo, Red Vietnam, dan jenis Wurtz, California.

“Harga bibit rata-rata mulai dari Rp 30 ribuan. Yang paling mahal Rp150 ribu yang jenis Hass. Bibitnya produksi sendiri dan semua sudah siap tanam,” ucapnya.

lanjut, ” Joni juga membagikan tips agar pohon alpukat yang baru tanam bisa cepat berbuah. Yakni dengan pemberian pupuk kandang sebagai dasaran pohon diberikan dua kali dalam setahun. Selain itu juga diimbangi dengan pemberian pupuk kimia yang memiliki kandungan kalium dan phospat tinggi untuk disemprotkan. “Itu untuk memancing buah agar cepat keluar,” ujarnya.

Tertarik untuk budidaya buah alpukat? Tanaman jenis ini mudah dalam perawatan dan cocok untuk menjadi usaha sampingan. Selain itu, kita di karyasari menanam bibit sebanyak 10 ribu yang terpecah penanaman nya yang ada di masyarakat yang ada di kampung tamansari Alpukat jenis Miki jadi perkiraan 2025 Desa Karyasari paling terbanyak Alpukat miki se- kabupaten Bogor.

“Jangan takut tidak laku, kebutuhan buah ini masih tinggi,” pesan Joni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *