CIREBON (LEAD.co.id) – Pada hari ketiga Tasyrik, 13 Dzulhijjah 1442 Hijriyah, Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) menebar 330 paket Sembako untuk meringankan beban masyarakat di tengah Covid-19.
Koordinator Presidium MW KAHMI Jawa Barat, dr. Asad, Sp.THT-KL mengatakan, pembagian paket Sembako yang berisi daging Qurban, beras dan air mineral itu untuk membantu meringankan beban warga kurang mampu di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan).
“Kita ingin meringankan beban Saudara-saudara kita yang kurang mampu. Semoga dengan beras, air mineral dan daging hewan Qurban dari KAHMI dan ACT, bisa membantu menopang kehidupan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Asad dalam keterangan pers, pada Sabtu (24/7/2021).
Asad menjelaskan, ratusan paket tersebut diberikan kepada para pemulung, tukang becak, pengemudi ojek online, pedagang kecil, tukang parkir, petugas kebersihan masjid (marbot), guru ngaji, kuli bangunan, supir dan kenek, anak yatim, janda dan kalangan masyarakat miskin lainnya.
“Lapisan masyarakat yang terkena dampak pandemi ini jumlahnya jutaan. Untuk itu kepedulian kepada sesama ini membutuhkan sinergi dan pelibatan banyak pihak. Semua harus ikut urun tangan membantu saudara-saudara kita. Kita semua mesti bergerak dan bersinergi agar beban masyarakat menjadi lebih ringan. Namun, ke depan kebutuhan pangan umat harus dipikirkan secara komprehensif sehingga mampu memenuhi kebutuhan sendiri,” tutur Asad.
Ketua ACT Cabang Jawa Barat, Renno Mahmoeddin mengungkapkan, sinergi dengan MW KAHMI Jabar melalui program QurbanTanpaBatas ini bisa menjadi solusi penggerak roda ekonomi umat.
“Insya Allah cabang-cabang ACT se-Jawa Barat siap menjalin kolaborasi dengan seluruh pimpinan daerah KAHMI, Muhammadiyah, PUI, ICMI dan ormas-ormas Islam lainya. Kami siap rapatkan barisan melayani umat,” ujar Renno.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

