LEAD.co.id | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron atas penghinaan terhadap agama Islam dan mendukung penerbitan karikatur Nabi Muhammad.
“Mengajak kepada seluruh umat Islam Indonesia dengan bersama-sama mengecam pernyataan Presiden Prancis dan memboikot produk Prancis yang ada di Indonesia,” sebut Ketua Umum HMI Cabang Kota Bogor, Herdiansyah Iskandar, pada kamis (29/10/2020).
Macron berjanji untuk melawan “separatisme Islam”, mengancam untuk mengambil kendali di beberapa komunitas Muslim di Prancis. Dia juga memberi dukungan terhadap outlet satir yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad, dan menggambarkan Islam sebagai agama “dalam krisis” di seluruh dunia.
Pemerintah Prancis, sebut Macron, akan mengajukan RUU pada bulan Desember untuk memperkuat undang-undang 1905 yang secara resmi memisahkan gereja dan negara di Prancis.
Pernyataan Macron telah memicu kecaman dan kampanye yang menyerukan boikot produk Prancis dari supermarket di negara-negara Arab dan Turki.
Pada hari Jumat (23/10), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengutuk serangan berkelanjutan Prancis terhadap Muslim dengan menghina simbol-simbol agama.
Terkini, beberapa asosiasi perdagangan Arab telah menyatakan ‘boikot produk Prancis’, sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Presiden Emmanuel Macron tentang Islam.
Tagar seperti #BoycottFrenchProducts dalam bahasa Inggris dan bahasa Arab #ExceptGodsMessenger menjadi tren di berbagai negara termasuk Kuwait, Qatar, Palestina, Mesir, Aljazair, Yordania, Arab Saudi, dan Turki.





