Kejanggalan Bale Samatri, Perisai Protes ke Pemkot Bekasi

156
0
Perisasi, Bekasi, Bale Samatri, Protes
Massa dari Perisai Bekasi Raya melakukan unjuk rasa, di depan Pemkot Bekasi, Jumat (28/2/2020)

LEAD.co.id | Massa dari Pertahanan Idiologi Sarekat Islam (Perisai) Bekasi Raya melakukan aksi protes (unjuk rasa), di depan kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Bekasi, Jumat (28/2/2020). Mereka memprotes adanya kejanggalan pada Bale Samatri yang berdiri di Taman irigasi Danita.

Tampak para pengunjuk rasa melakukan orasi secara bergantian dan membentangkan spanduk. Salah satu dari mereka juga memanjat pagar kantor Pemkot Bekasi untuk menyampaikan aspirasinya.

“Kami melihat ditaman irigasi danita di Bekasi Timur ada kejanggalan dimana ada bangunan berdiri namanya bale samatri yang diinisiasi oleh bapak Tri adhianto sebagai Wakil Wali Kota Bekasi” kata ketua Perisai Bekasi Raya, Rusman saat melakukan aksi Protes di Pemkot Bekasi.

Baca :  Banjir di Kota Bekasi, Belum ada Tindakan Pemerintah

Kata Rusman, pejabat publik harus mengetahui betul isi, fungsi dan manfaat tentang pengelolaan taman, dimana tidak boleh ada bangunan berdiri di atas tanaman karena dapat merusak ekosistem taman.

“Dalam Perda No 19 tahun 2018 tentang pengelolaan taman dimana tidak boleh ada bangunan berdiri, sebagai pejabat publik seharusnya Wakil Wali kota harusnya tau, karena dapat merusak ekosistem taman” ujar Ijul Koordinator Lapangan Perisai

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyatakan, bahwa taman di Kota Bekasi yang pertama kota Bekasi masih membutuhkan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dimana masih di butuhkan orang untuk berkumpul dan bersilaturahmi dan sebagainya.

Baca :  Dugaan Maladministrasi, KPU Kota Bekasi Anggap Tidak Penting

“Nah konsep di Bekasi itu adalah taman-taman itu, menjadi taman yang aktif. taman yang kemudian ada interaktif di dalamnya. Apakah itu taman bermain, apakah ada pasilitas untuk pedagang,” ujarnya.

Disitulah kemudian yang akan bergulir, tentunya, kata Tri, konsepnya harus kemudian taman itu di tata. Seperti taman alun-alun fungsinya taman pada saat malam hari kita berikan kesempatan pada UMKM, pengusaha pada orang yang memang ingin mencari hiburan dan sebaginya.

“Karena seratanya itu tadi, jadi bentuknya pilihan. Hutan kota, kita menyebutnya hutan kota tapi di dalamnya kita siapkan juga pasilitas tambahannya. Karena apa? Supaya orang bisa hadir kemudian bisa berinteraksi,” terangnya

Baca :  Perisai Bekasi Raya Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir

Sepanjang taman di gunakan seoptimal mungkin buat kesejahteraan masyarakat itulah bisa dilakukan. Pemerintah juga sedang melakukan optimalisasi lahan di kolong-kolong Flay Over untuk menambah taman.

“Kita tambah taman, karena kita kurang itu. Dan untuk kesejahteraan masyarakat kita akan bangun sebanyak-banyaknya,” tutupnya.

 

Kontributor : Jay
Editor : Fardiansyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here