BOGOR (LEAD.co.id) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor kembali menggelar Bina Ormas, di Green Forest, Pamoyanan, Bogor Selatan, pada Kamis (9/12/2021). Kegiatan ini bertema “Mandiri Partisipatif dan Bermartabat, Bersama Membangun Bangsa”.
Bina Ormas ini sudah sudah dilakukan sebanyak 9 (sembilan) kali dari total 10 kegiatan yang diprogramkan oleh Kesbangpol Kota Bogor. Dalam kegiatan ke 9 ini diikuti seluruh ketua Ormas di Kota Bogor atau yang mewakili.
Kabid Poldagri dan Ormas Kesbangpol, Abdul Hakim mengatakan, dalam kegiatan ini telah direncanakan untuk menggelar “Ikrar Janji” dan pameran produk yang dihasilkan oleh pihak Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Kota Bogor
“Mudah-mudahan dengan pameran produk dan Ikrar Janji ini semua Ormas yang berada di Kota Bogor bisa bersatu padu dalam melaksanakan kegiatan pembangunan di Kota Bogor,” harapnya.
Zaenal Muttaqin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menjadi Narasumber dalam kegiatan ini. Dia mengapresiasi Kesbangpol yang menginisiasi Bina Ormas dengan target 10 kali.
Dalam Bina Ormas ini, dirinya menyampaikan materi konsultasi hukum berkaitan dengan Undang Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas yang diubah menjadi UU Nomor 16 Tahun 2017 dan PP Nomor 56 Tahun 2018.
Zaenal juga mendorong Kesbangpol mengajukan anggaran yang lebih besar untuk tahun depan dengan kegiatan yang sama. Namun demikian, dia meminta agar kegiatan lebih terprogres kepada praktik di lapangan.
“Kalau bisa lebih besar, kan ada 100 Ormas yang belum diakomodir,” ungkap anggota Fraksi Gerindra ini.

Ketua FKDM Kota Bogor, Abdul Rachmat Saleh mengatakan, Bina Ormas menjadi potret sejauh-mana eksistensi Ormas dalam membangun tatanan organisasi yang mandiri, inofatif dan kreatif, serta memberi solusi berbagai persoalan di Kota Bogor.
Menurutnya, Ormas merupakan mitra strategis, di samping mampu memberi warna, juga memberi perubahan. Karenanya, bisa menjadi kekuatan dalam tananan masyarakat yang harus diberdayakan.
“Ikut terlibat dalam pendampingan dan sosialiasi Covid-19, itulah salah satu jawaban bagaimana kehadiran ormas dengan berbagai potensi dan SDM yang dimiliki punya arti penting sebagai organisasi non Pemerintah,” ujarnya.
Salah satu peserta, Yusuf Hermawan selaku Ketua DPC Pejuang Siliwangi Indonesia 1922 mengapresiasi kegiatan yang sudah 9 kali ini. Dia mengaku banyak mendapatkan program yang bisa dikembangkan dari kegiatan Bina Ormas.
“Yang mana tentunya banyak sekali yang kami dapat berbagai program yang bisa dikembangkan,” kaya Yusuf.
Dia berharap, kegiatan ini lebih ditingkatkan lagi untuk tahun ke depan. Karena, kata dia, hasil dari monitoring, ternyata hanya Kota Bogor yang melakukan kegiatan luar biasa.
“Saya yakin akan menjadi sebuah projek percontohan Kesbangpol terbaik di Indonesia,” tambah dia.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi





