BOGOR (Lead.co.id) – Nasib Goa Gudawang di Cigudeg, Kabupaten Bogor seakan terbengkalai. Kawasan tersebut mempunyai sedikitnya tiga Gowa seperti Si Menteng, Si Pahang dan Si Masigit.
Saat wartawan mendatangi kawasan Goa Gudawang, ternyata tidak seperti kawasan objek wisata lainnya dengan jalan yang rusak dan kondisi fasilitas yang tidak memadai.
Petugas penjaga Goa gudawang Hilmi menceritakan bahwa Gowa tersebut sudah ada sejak tahun 93 dan terus eksis hingga saat ini.
Namun saat ini kondisinya tidak ramai Sebelum masa covid-19 karena banyak masyarakat tidak lagi mengunjungi kawasan objek wisata alam tersebut.
“Harus ada inovasi dalam pengelolaan objek wisata dengan adanya tambahan fasilitas wahana bermain dan menginap sehingga masyarakat bisa mendapatkan nilai lebih saat berkunjung ke lokasi tersebut,” katanya.
Menyikapi hal tersebut ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudi Susmanto menjelaskan saat ini harus ada upaya memikirkan agar keberlangsungan objek wisata alam seperti Goa gudawang Ini bisa memberikan manfaat tidak hanya untuk wilayah tapi juga untuk masyarakat.
Jika ternyata harus ada pengelolaan dengan pihak swasta maka DPRD mendorong pemerintah daerah untuk memikirkan dan mengkaji kemungkinan adanya kerjasama dengan pihak di luar pemerintahan agar bisa mengembangkan potensi wisata daerah.
“Fakta saat ini menunjukkan bahwa Goa gudawang hanya menghasilkan pendapatan asli daerah sebesar 25 juta per tahun sehingga jauh dari harapan untuk mendapatkan objek wisata yang layak di bumi Tegar Beriman,” ujarnya.
DPRD Kabupaten Bogor juga akan melakukan sejumlah rapat kerja dengan Dinas Pariwisata dan kebudayaan agar bisa lebih seksama memperhatikan yang menjadi tugas dan fungsi pokok SKPD tersebut.





