Oleh: Apendi Arsyad
Bismilllahirrahmanirrahiem
Assalamualaikum Wr Wb
Yang saya hormati Ketua dan anggota pengurus Himpro Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (Himasep) Faperta Universitas Djuanda Bogor, beserta para anggota Himasep. Terima kasih atas undanganya untuk menyampaikan tausyiah agana dengan tema “the Colorfull of Ramadhan” dalam acara selingan Musyawarah Kerja (Muker) Himasep thn 2022 pada hari Sabtu 16 April 2022.
Acara Muker ini yang diselenggarakan pasa bulan suci Ramadhan 1443 H akan mendatangkan banyak manfaat (fadhillah) baik bagi diri pribadi anggota Himasep maupun dari segi sistem kelembagaan dan organisasi, insyaAllah semakin dinamis.
Kita telah sama-sama memahami bahwa memasuki bulan suci Ramadhan, dimana setiap pribadi atau individu mukmin diwajibkan menunaikan ibadah shaum Ramadhan. Dengan digelar Muker Himasep thn 2022, menandakan lembaga kemahasiswaan tetaplah produktif.
Kewajiban berpuasa sangat jelas dalam Al Quran sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 183, yang artinya:
“Wahai orang-2 yang beriman!, Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa..”
Berpuasa Ramadhan hukumnya fardhu ain, dan merupakan salah satu Rukun Islam yang ketiga, selain sahadatain, sholat, berzakat dan berhajji. Demikian pentingnya kedudukan berpuasa Ramadhan dalam Dinnulislam.
Oleh karena adanya kegiatan Webinar dengan aplikasi zoom meeting yang diikuti para mahasiswa diharapkan ilmunya menjadi bekal untuk kesiapan sikap mental dalam menunaikan ibadah puasa (shaum) Ramadhan 1443 H.
Pada kesempatan ini saya menyampaikan materi tausyiah dalam webinar ini, berjudul “Keutamaan Berpuasa Ramadhan”.
Menurut Syaikh Muhammad bin Ibrahim bin Abdullah At Tuwaijiri (1430 H) dalam bukunya Enklipodi Islam Kaffah. Syaik Muhammad mengemukakan bahwa ada beberapa keutamaan Puasa (shaum) Ramadhan, yakni adalah sbb:
1. Keutamaan bulan Ramadhan, sebagaimana hadist nabi (yang dirawikan Abu Hurairah)….”Apabila masuk bulan Ramadhan, maka pintu-2 langit dibuka, pintu-2 Jahannam ditutup dan setan-2 dirantai;
2. Keutamaan puasa, dalam hadist disebutkan :…
“Semua amalan anak Adam untuk dirinya kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untukKu dan Aku akan memberi balasan.
Puasa adalah perisai, apabila pada hari puasa, maka salah seorang dari kamu, jangan berbicara kotor dan janganlah berteriak-teriak. Apabila ia dicaci maki atau diserang oleh seseorang, maka hendaklah dia mengatakan “Sesungguhnya aku sedang berpuasa”.
Dan demi Tuhan Yang jiwa Muhammad berada ditanganNya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum disisi Allah daripada aroma Kasturi.
Orang-2 yang berpuasa memiliki 2 kegembiraan yang ia rayakan. Jika berbuka puasa ia gembira (dgn bukanya), Dan jika berjumpa dengan Tuhannya ia akan gembira dengan puasanya.
3. Keutamaan ahli puasa, dalam
hadist nabi, Rasullah SAW bersabda (perawi Sahal) ..” Di surga terdapat 8 pintu. Disana terdapat sebuah pintu yang disebut “Ar-Rayyan” yang tidak memasukinya kecuali oleh orang-2 ahli puasa.
4. Keutamaan orang yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah.
Hadist nabi (perawi Abu Hurairah) Rasullullah bersabda..”Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni;
5. Keutamaan orang yang bangun (utk mengerjakan shalat) pada malam Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah.
Hadist nabi (perawi Abu Hurairah) Rasullullah bersabda…”Barangsiapa bangun (mengerjakan shalat pada malam) Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni;
6. Keutamaan org yang bangun (beribadah) pada saat Lailatul qadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah maka dosanya bakal diampuni Allah SWT;
7. Keutamaan orang berpuasa Ramadhan dan mengiringinya dengan 6 (enam) hari pada bulan Syawal.
Dari Abu Ayyub RA ia berkata: “Aku mendengar Rasullullah SAW bersabda: ‘Barangsiapa berpuasa bulan Ramadhan kemudian mengikutinya dengan 6 hari dari bulan syawwal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun'”; dan
8. Keutamaan puasa 3 (tiga) hari setiap bulan.
Dari Abdullah bin Amr RA disebutkan bahwa Rasullulah SAW bersabda … “Dan berpusalah 3 (tiga) hari setiap bulan, karena kebajikan dilipatgandakan sebanyak sepuluh kali, dan hal itu seperti puasa sepanjang tahun.
Menyimak 8 butir tersebut di atas, kelihatan begitu jelas kedudukan ibadah puasa dalam ajaran (perspektif) agama Islam. Jelas ketentuan-2 dan ganjaran pahala bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa dengan landasan iman dan mengharapkan pahala dari Allah, serta berbagai manfaat (fadhillah) pun bisa kita rasakan, baik dalam perspektif hidup di dunia maupun di akhirat kelak, alam kehidupan setelah mati.
Dalam kehidupan manusia di dunia, para ulama dan para ilmuan (saintis) sudah banyak melakukan penelitian ilmiah tentang berpuasa (menahan lapar, dahaga dan nafsu) dan kemudian mereka para ahli menemukan berbagai manfaat berpuasa (shaum) bagi kesehatan tubuh, kehidupan sosial dan kejiwaan (psikis) yang membuat manusia yang menunaikan ibadah puasa sehat walaffiat, segar bugar, sakinah mawaddah warohmah dan hidup penuh berkah serta hidup berbahagia. Ini membuktikan bahwa kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan adalah memang sebuah kebenaran (the true), yang merupakan wahyu yg datang dari Allah SWT yang tidak diragukan lagi kebenarannya, kita wajib bersikap “haqqulyakin”.
Semoga sajian materi yang singkat dan terbatas ini, akan lebih memantapkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, Allah SWT, dan harapannya bisa menjadi bekal ilmu untuk persiapan sikap-mental dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H (1 Ramadhan 1442 H, kalender Muhamadyah bertepatan tgl 2 April 2022) yg kini tengah dijalani dengan penuh Rahmat, Berkah dan penuh ampunan (maghfiroh). Akhirulkalam, selamat belajar, berlatih, berjuang dan beribadah shaum bagi para mahasiswa Himasep UNIDA Bogor. Terima kasih, Anda telah mengundang saya sebagai nara sumber dalam kegiatan Webinar dgn tema Colorfull of Ramadhan yang bermakna sekarang ini.
Syukron barakallah semoga bermanfaat. Wass.
Penulis adalah Assosiate Professor pada Prodi Agribisnis Universitas Djuanda Bogor, salah seorang pendiri UNIDA thn 1986, konsultan dan aktivis beberapa Ormas di Bogor





