Site icon LEAD.co.id

Kilang Pertamina Balongan Terbakar, 932 Jiwa Diungsikan

Kilang, Pertamina, Balongan, Indramayu, Kebakaran, Pengungsi

Kebakaran melanda Kilang minyak milik PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, pada Senin (29/3/2021)

LEAD.co.id | Kilang minyak milik PT Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu terbakar pada Senin (29/3/2021) dini hari. Akibatnya, sebanyak 932 jiwa harus diungsikan usai kebakaran tersebut.

Peristiwa terbakarnya tiga unit tank product premium 42 T 301 A/B/C itu berdampak pada lima desa di Indramayu, meliputi Desa Balongan, Desa Sukareja, Desa Rawadalem, Desa Sukaurip dan Desa Tegalurung.

Jumlah korban jiwa yang terdampak kebakaran ini ada 6 orang luka berat dan 29 orang luka ringan. Sementara itu 1 orang dilaporkan meninggal dunia akibat serangan jantung saat terjadi ledakan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Indramayu melaporkan, hingga pukul 15.40 WIB, para pengungsi terbagi di tiga titik meliputi 220 jiwa di GOR Komplek Perum Pertamina Bumi Patra, 320 jiwa di Pendopo Kantor Bupati Indramayu dan 392 jiwa di Gedung Islamic Center Indramayu.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu telah mendirikan tenda Satgas Penanganan Kebakaran dan memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

Kilang VI Balongan merupakan kilang keenam dari tujuh kilang Direktorat Pengolahan PT Pertamina (Persero). Kilang ini mulai beroperasi pada 1994 dan terletak di Indramayu atau sekitar 200 km arah timur Jakarta.

Kantor berita Antara mengutip situs resmi Pertamina menyebutkan bahwa, kegiatan bisnis utama di kilang Pertamina VI Balongan ini adalah mengolah minyak mentah dari Duri dan Minas menjadi produk-produk BBM (Bahan Bakar Minyak), non BBM dan Petrokimia.

Dalam rangka percepatan penanganan kebakaran Kilang Pertamina tersebut, BPBD Kabupaten Indramayu juga berkoordinasi dengan TNI/Polri dan Basarnas setempat guna melakukan evakuasi warga setempat serta para pekerja.

Hingga saat ini, TRC BPBD masih melakukan pendataan di lokasi terbakarnya kilang minyak tersebut. Saat ini, api masih dalam proses pemadaman.

Raditya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam pernyataaannya berharap kepada warga agar tidak panik serta selalu mengikuti arahan pihak-pihak yang berwajib untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BNPB, Antara

Exit mobile version