Site icon LEAD.co.id

Koordinator BEM Se-Bogor Sesalkan Kepolisian Diamkan Kasus Pelecehan di Ciseeng

Korban, BEM Se Bogor

Koordinator BEM SE-BOGOR bersama Bpk Korban di Rumah Korban

BOGOR (Lead.co.id) – Kordinator BEM Se-Bogor, Hanif Abdullah menyayangkan kinerja Kepolisian karena terkesan mendiamkan adanya kasus pelecehan terhadap remaja putri usia 16 tahun berinisial S di daerah Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor .

Setelah mendengar adanya kasus yang telah sejak enam bulan lalu namun hingga kini belum ada tindak lanjut, pihaknya mengaku langsung menanyakan kasus tersebut kepada korban dan orang tuanya, di desa Karihkil, Kecamatan Ciseeng, pada Jum’at, 7 Februari 2025.

Pihaknya mengaku kecewa atas kinerja Polres Kabupaten Bogor yang telah mendiamkan kasus pelecehan anak berusia 16 tahun di Ciseeng tersebut. Padahal, menurut dia, sudah enam bulan laporan dari keluarga namun tidak ditindak lanjuti dan tidak ada kejelasan dari pihak Kepolisian.

“Apakah Karna Si warga Korban Dari Rakyat Biasa Sampai Tidak Di Tindak lanjuti, Mereka Juga Warga Masyarakat Bogor Harusnya Bisa Mendapatkan Hak dan Keadilan,” ujar Hanif usai pulang dari Rumah Korban, pada Jum’at (7/2/2025).

Selain itu, dirinya juga mengaku kecewa dengan kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor baik eksekutif maupun legislatif yang juga tidak ada kepedulian terhadap kasus tersebut.

“Harusnya mereka bisa membantu keluarga korban untuk memproses pelaku sesuai prosedur hukum yang ada,” ujarnya.

Atas hal itu, Kordinator BEM Se-BOGOR, juga menegaskan akan membantu korban untuk mendapatkan hak dan keadilannya, serta akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

“Sampai si pelaku mendapatkan hukuman akibat apa yang dilakukannya sesuai hukum dan prosedur yang ada,” pungkas Hanif.

Exit mobile version