KPAI Apresiasi Pemkot Bogor Siapkan WiFi bagi Anak Sekolah

oleh -318 views
Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti saat mengunjungi Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedi A. Rachim.

LEAD.co.id | Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melakukan kunjungan ke Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor, Rabu (12/8/2020). Dalam kunjungannya, KPAI mendukung langkah Pemkot Bogor dalam menyiapkan layanan WIFI gratis bagi masyarakat, untuk pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Tadi saya ketemu dengan wakil wali kota yang juga ketua gugus tugas, beliau kami apresiasi karena tidak mau terburu-buru buka sekolah beliau menyadari ini ada bahaya kalau kita biarkan karena Bogor sendiri kan belum memenuhi pengetasan,” ungkap Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti kepada awak media.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedi A. Rachim mengatakan bahwa, Pemkot Bogor siap memasang WiFi di 797 RW, untuk membantu warga khususnya dalam melakukan pembelajaran jarak jauh. Pasalnya, tak semua masyarakat mampu memenuhi kuota jaringan internet.

Baca :  Hari AIDS Sedunia, Forum Anak: Jauhi Virusnya, Rangkul Orangnya

“Banyak menerima keluhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kuota. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 banyak warga yang terdampak secara ekonomi,” ungkap Dedie.

Terkait itu, Komisioner KPAI memberikan apresiasinya kepada Pemkot Bogor. Karenanya, lanjut dia, selama vaksin belum ditemukan ada hak anak yang harus dipenuhi diantaranya adalah hak hidup kedua adalah hak sehat ketiga hak pendidikan.

“Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, hak pendidikan anak harus tetap menjadi prioritas,” ujar Retno.

Untuk melihat kesiapan sekolah, KPAI melakukan kunjungan langsung ke lapangan, meninjau kesiapan sekolah sekolah di Kota Bogor dalam menyelenggaran PJJ, kunjungan dilakukan ke SMPN 7 dan SMAN 1.

Baca :  Pemkot Bogor Sosialisasi Antisipasi Penyebaran Virus Corona

KPAI Pusat didampingi oleh Komisioner KPAI Kota Bogor dan pihak sekolah meninjau kesiapan pshysical distancing di ruang belajar-mengajar, ruang guru, aula, mushola dan ruang BK.Tak hanya itu KPAI juga memantau proses pembelajaran secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh. Dari peninjauan tersebut ada beberapa masukan dari KPAI kepada sekolah jika nantinya Kota Bogor bersiap menghadapi normal baru ketika berada di zona hijau.

“Oleh karena itu kami datang datang ke sekolah adalah untuk memastikan sekolah melakukan persiapan kalau dibukanya nanti tapi persiapan harus siap karena kebutuhan persiapan ini sangat luar biasa,” ungkap Retno.

Baca :  HUT Perumda PPJ ke-14: Kolaborasi dengan Pemkot Berjalan Kondusif

Hal itu, kata Retno, mengingat Kota Bogor masih berada di zona orange sekolah tatap muka di Kota Bogor harus sangat dipertimbangkan.

Terkait Pembelajaran Jarak Jauh, Komisioner bidang pendidikan kota Bogor, Anni Farhani meminta agar setiap sekolah membatasi pemberlajaran hanya dua jam sehari. Anak jangan terlalu banyak dibebani oleh tugas tugas, kurikulumnya harus disesuaikan dengan situasi pandemi Covid-19.

Dia menyatakan, KPAI Kota Bogor akan terus melakukan pemantauan dan Koordinasi dengan berbagai pihak, demi tercapainya hak hak anak dalam mendapatkan pendidikan. Selain itu kami juga membuka layanan publik utk pengaduan masyarakat kota Bogor, yang berkaitan dengan pendidikan.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *