Kritisi Kinerja Walikota, BEM Se Bogor Serukan Demonstrasi

0

LEAD.co.id | Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Bogor akan menggelar aksi di Balaikota Bogor, Rabu, 17 Juli 2019 (besok). Aksi mereka mengkritisi program 6 skala prioritas sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang dinilai belum tuntas.

“Para Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Bem Se Bogor telah sama-sama menyatakan keprihatinan atas segala keadaan Kota Bogor, dan menyatakan sikap akan turun ke jalan untuk demonstrasi,” tegas Koordinator BEM Se Bogor, M. Abdul Mukhtar melalui Siaran Pers ke Redaksi LEAD.co.id, Senin (15/7).

Menurut Mukhtar, Kota Bogor dengan segala keistimewaannya ternyata masih menyimpan polemik. Pasalnya, Walikota Bogor Bima Arya Soegiarto selama satu periode dinilai belum mampu untuk mengatasi persoalan penting yang disebut 6 Skala Prioritas.

“Permasalahan kemacetan, transportasi umum, sarana penataan jalan dan lingkungan sampai pembebasan lahan belum juga tuntas,” terang Mukhtar yang juga aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FAI UIKA ini.

Pernyataan BEM Se Bogor terkait kinerja Walikota Bogor ini merujuk DPRD Kota Bogor yang menyatakan bahwa, Walikota Bima Arya dinilai belum bisa menuntaskan enam skala prioritas sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Adapun 6 skala Prioritas tersebut diantaranya : pertama, penataan transportasi dan angkutan umum, penataan ruang publik, pedestrian, taman dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), penataan dan pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL), penanggulangan kemiskinan, penataan pelayanan persampahan dan kebersihan kota, dan transformasi budaya dan reformasi birokrasi. (MSA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here