KRR Minta Kepala Bea Cukai Bogor Dicopot

oleh -412 views

BOGOR (Lead.co.id) – Massa dari Koalisi Rakyat Revolusioner (KRR) kembali menggelar aksi unjuk rasa, di Kantor Bea Cukai, Jalan Padjajaran, Kota Bogor, pada Senin (10/4/2023). Mereka meminta Kepala Bea Cukai dicopot karena tidak menindak anak buahnya yang menyalahi aturan.

Menurut ketua KRR, Desta Lesmana, Bea Cukai Bogor, yang selama ini tidak diketahui kinerjanya dan tidak transparansi kepada masyarakat, tetapi, pihaknya telah mendapatkan laporan adanya dugaan memberikan label cukai kepada produktidak layak digunakan dan tidak layak di konsumsi.

“Kami ada temuan laporan masyarakat, waktu itu ada petugas yang mengaku dari petugas bea cukai, dan memberikan label, artinya, ini sudah menyalahi aturan, dan kami minta tanggungjawab kepala bea cukai,” kaya Desta, kepada wartawan.

Baca :  FRR Minta Tindak Tegas Oligarki Proyek di Kota Bogor

Walaupun adanya kinerja, kata dia, bea cukai ketika ada temuan pelanggaran harus di ekspose kepada masyarakat, seperti penangkapan pelaku tindak pidana cukai dan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan

Selain itu, para pejabat Bea dan Cukai di wilayah Bogor juga, harus mempublish hasil Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara agar memastikan harta yang dimiliki bukan hasil dari tindak pidana .dan juga hasil investigasi KRR adanya dugaan dilepasnya pelaku tindak pidana Cukai oleh oknum petugas Bea cukai dan kami meminta agar hasil temuan kami di usut tuntas oleh aparat yang berwenang seperti kejaksaan maupun kepolisian.

Baca :  Usai Dapat Ancaman, FRR Demo Cafe Bajawa

Sementara itu, Ketua KPTB Teddy Irawan mengatakan, kantor bea dan cukai harus transparansi lantaran mereka digajih dengan menggunakan uang rakyat. “Jika Petugas bea dan cukai menangkap pelaku, jangan dilepas lagi dan harus ditindak, dan itu pernah terjadi, kalau sudah seperti ini, menjadi pertanyaan oleh masyarakat,” tandas dia.