Listrik Sering Padam, ATV: Ganti Direksi PLN

0
PLN, ATV, Keluhan
Petugas PLN sedang mengecek meteran listrik warga. (Sumber: PT PLN Persero)

LEAD.co.id | Warga Pamijahan, Kabupaten Bogor mengeluhkan pelayanan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pasalnya, terhitung sampai 16 kali terjadi mati lampu, pada hari Sabtu, 13 Juni 2020, sekitar pukul 17:30 Wib.

“Kebiasaan buruk PLN tidak bisa ditolerir lagi. Ini jelas sangat mengganggu dan merugikan masyarakat, Jelas Ali Taufan Vinaya (ATV) Kepada LEAD.co.id, Sabtu (13/6/2020).

Selain sering mati lampu, ungkap ATV, kenaikan tarif listrik juga tanpa ada pemberitahuan kepada masyarakat, menjadi salah satu bobroknya manajemen Perusahan milik negara tersebut.

Dia melanjutkan, di beberapa wilayah, kenaikan TDL (tarif dasar listrik) tersebut sangat signifikan. Tidak adanya sosialisasi dari perusahaan plat merah dalam pemadaman Listrik, kata ATV, menjadi salah satu contoh lemahnya kinerja dari PLN,” tambahnya.

Baca :  ATV: Pemotongan BST di Bogor, Mandulnya Penegakan Hukum

“Jangan di main mainkan. kalau listrik mati hidup, mati hidup, alat alat elektronik seperti TV, kulkas cepat Rusak,” cetus ATV.

Atas hal itu, dirinya meminta agar Menteri BUMN Erik Tohir segera mengganti Direksi PT PLN, khususnya pimpinan PLN Wilayah Bogor.

Hal senada disampaikan oleh Sekjen LBH Lintas Nusantara, Aria Suryadinata. Hampir setiap hari, di derah Pamijahan, listrik mati. Padahal, di wilayah Pamijahan itu ada Perusahaan Listrik Negara maupun Swasta.

“Di Pamijahan ada Star Energy, Ada PT JDG, tapi listrik tiap hari mati,” ungkapnya.

Baca :  ATV : Pemkab Bogor Tidak Memiliki Sense of Crisis

Selain Itu, lanjut dia, jarang nya Sosialisasi dan Pemberitahuan sebelum listrik dipadamkan, menjadi Salah satu alasan bobroknya Perusahaan BUMN tersebut.

“Tidak alasan lagi bagi Erik Tohir untuk segera mengganti Dirut PLN,” pungkas Aria.

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here