BOGOR (LEAD.co.id) – Vaksinasi di Kabupaten Bogor per tanggal 8 September 2021 masih Jauh dari capaian target yang ditargetkan pada Desember Nanti sebanyak 4,225,790 atau sebanyak 8,451,580 dari beberapa media sampai 8 september baru mencapai 1,333,898 yang artinya masih setara dengan 15,78 persen.
Mahasiswa Bogor, M. Aditiya Abdurahman sangat mendorong pemerataan Vaksinasi untuk terus digalakkan hingga kepelosok-pelosok Kecamatan desa yang tersebar di Daerah Kabupaten Bogor. “Secara kan kabupaten Bogor itu luas bukan hanya dicibinong saja,” tambah dia.
Bahkan 2 hari yang lalu pada tanggal 29 September kabupaten Bogor diwilayah aglomerasi Jabodetabek mendapat predikat terendah per 28 September Pukul 18.00 WIB, tercatat sebanyak 1.584.198 warga Kabupaten Bogor sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin covid-19. Sementara untuk capaian dosis kedua, 659.233 orang.
Sehingga dapat dikatakan, persentase capaian dosis pertama di Kabupaten Bogor baru 37,57 persen dari target sasaran di Jabar. Sedangkan untuk dosis kedua bahkan baru menyentuh 15,63 dari target provinsi.
Untuk Kota Bogor, capaian vaksinasi dosis satu terkini masih berada di 668.549 orang yang menerima suntikan dosis pertama alias sudah 81,59 persen dari target provinsi. Sementara untuk dosis kedua, Kota Bogor mencatat setidaknya 411.435 orang sudah menerima dosis vaksin secara lengkap atau baru 50,21 persen dari target provinsi.
Dari uraian tersebut dipandang perlu kiranya Forkopimda Kabupaten Bogor kembali menilik dan mengakomodir Kecamatan/Desa-desa yang tersebar untuk melakukan vaksinasi kembali
“Kan Ada tuh elemen Pemuda, karang Taruna, Mahasiswa yang tersebar di Kabupaten Bogor untuk diajak bekerjasama dalam giat vaksinasi dan semata-mata untuk mencapai sasaran target kabupaten Bogor dalam melakukan agenda Vaksinasi dengan Ikhtiar kita bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi warga Kabupaten Bogor serta Bogor sehat yang menjadi acuan salah satu program Bupati Bogor dapat tercapai,” pungkasnya.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

