Mahasiswa Desak Timsus Tuntaskan Kasus Brigadir J

oleh -421 views

BOGOR (Lead.co.id) – Mahasiswa Peduli Keadilan menggelar demonstrasi untuk meminta kasus pembunuhan yang terjadi terhadap Brigadir Yosua harus dituntaskan oleh Tim Khusus (Timsus) yang dibentuk oleh Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

Aksi mahasiswa di Bundaran Tugu Kujang, Kecamatan Bogor Tengah itu dengan membentangkan spanduk bertulisan, Kabareskrim jangan main-main, jutaan rakyat menunggu babak akhir pembunuhan Brigadir J.

Menurut Korlap aksi, Rahmat Hidayat, aksi yang digelar di Tugu Kujang, ini karena kujang sebuah simbol dari kerajaan Padjajaran, yang artinya, setiap permasalahan terjadi harus segera dituntaskan.

Baca :  Perumda PPJ Beri Waktu Sepekan untuk Pedagang Berjualan di Blok B

“Yang mana ada di dalam sebuah daerah Kota Bogor, yang mana kita menuntut sebuah keadilan yang berawal dari sebuah tragedi, aksi ini kami minta kepada Kabareskrim harus mengusut tuntas hingga ke pengadilan,” kata dia, kepada wartawan, Selasa (16/08/22).

Ia menjelaskan, Kasus polisi tembak polisi, antara Brigadir J dan Barade E, yang terjadi di Rumah Dinas Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdi Sambo ini, hanya sebuah drama atau rekayasa hingga publik hilang kepercayaan terhadap institusi ini.

“Beberapa lembaga pun sudah mengatakan bahwa itu sebuah rekayasa, kita sebagai mahasiswa dan rakyat untuk diusut tuntas sampai akarnya,” tegas dia.

Baca :  Demo Balai Kota Bogor, Mahasiswa Minta Semua THM Ditutup

Sementara itu, Praktisi Hukum Achmad Hidayat mengatakan, kasus yang terjadi di institusi polri, yang harus dipahami adalah Barade E, yang menjadi korban perintah, hingga menjadi tersangka.

“Yang terpenting Polri, harus menjaga keselamatan dari Barade E, karena menurut saya, Barade mempunyai peran penting, dalam kasus ini,” kata dia.

Menurutnya, mulai dari kalangan maasyarakat dan mahasiswa akan terus mengawal kasus ini. Oleh karenanya, hal ini sangat penting.”Jangan sampai terjadi intevensi terhadap Barade E, pastinya ada sejumlah kelompok, agar Barade E, jangan sampai memberikan pernyataan terkait kasus ini,” tegas dia.

Baca :  Ganti Pengacara, Bharada E Siap Menjadi Justice Collaborator

Ia menambahkan, terkait pengawalan kasus ini, harus adanya gerakan maasyarakat atau hiper power. Agar, kasus ini terungkap secara transparan dan terbuka kepada publik.