Mahasiswa UNIDA Akan Datangi Istana Bogor, Bawa Delapan Tuntutan

oleh -125 views

BOGOR (Lead.co.id) – Kolektif Mahasiswa UNIDA Bogor, KM UNIDA, dan Sarekat UNIDA dijadwalkan menggelar aksi Pestapora Perlawanan di depan Istana Bogor, pada Senin (29/6/2026). Massa aksi akan membawa berbagai tuntutan yang mereka nilai menjadi persoalan mendesak dan perlu mendapat respons pemerintah.

Dalam aksinya, mahasiswa akan menyuarakan tuntutan agar dilakukan gugatan terhadap Presiden dan Wakil Presiden melalui mekanisme konstitusional, penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis untuk dievaluasi secara menyeluruh, pengembalian alokasi anggaran MBG ke sektor pendidikan dan kesehatan sesuai amanat konstitusi, serta langkah konkret menjaga stabilitas harga BBM dan kebutuhan pokok nasional.

Baca :  Mahasiswa Demo Istana Bogor, Tolak Perpanjang Jabatan Presiden

Selain itu, massa juga mendesak penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berintegritas melalui pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, penegakan meritokrasi, penghentian kebohongan publik, penghapusan dominasi oligarki dalam tata kelola sumber daya alam, ekonomi, dan politik, serta penindakan tegas terhadap mafia yang dinilai merugikan rakyat.

Mahasiswa juga akan menuntut pencabutan RUU Polri, percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, serta penyelesaian konflik agraria melalui pemberantasan mafia tanah dan pemberian kepastian hukum atas tanah milik rakyat.

Koordinator aksi, Muhammad Ryan Escobar, menegaskan demonstrasi merupakan bentuk kontrol sosial yang dijamin konstitusi. Menurutnya, mahasiswa hadir untuk memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan melalui aksi damai yang tetap menjaga ketertiban dan menghormati hak masyarakat selama penyampaian pendapat berlangsung.

Baca :  UIKA Melawan: Pemerintah Diminta Berhenti Jualan Janji

Aksi Pestapora Perlawanan dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB di depan Istana Bogor dan diperkirakan akan menjadi salah satu agenda unjuk rasa mahasiswa yang menyita perhatian publik di Kota Bogor.

Surya Sp