Mahasiswi Terseret di Selokan, HMI Pertanyakan Antisipasi Pemkot Bogor

oleh -589 views
HMI Cabang Kota Bogor, Aden Ilham, Bencana di Kota Bogor
Ketua Bidang PPD HMI Cabang Kota Bogor, Aden Ilham

BOGOR (Lead.co.id) – Petugas masih melakukan pencarian terhadap perempuan pengendara motor yang terseret banjir ke gorong-gorong jalan Dadali, Kota Bogor, pada Selasa (11/10) lalu. HMI Cabang Kota mempertanyakan peran instansi di Pemkot Bogor atas kejadian tersebut.

Informasi yang beredar, pengendara perempuan tersebut adalah mahasiswi IPB bernama Adzra Nabila, warga Cilebut, Kabupaten Bogor. Adzra disebut sudah menghilang sejak Selasa sore, 11 Oktober 2022.

Mahasiswi semester lima itu disebut terakhir meninggalkan rumah pada pukul 10.00 WIB untuk berangkat ke kampus. Pihak keluarga mengaku putus komunikasi dengan Adzra sejak sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca :  Diambil-alih Pemkot, Perumda PPJ Siap Kelola Pasar Tekum

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menilai kejadian tersebut disebabkan karena kurangnya resapan air di Kota Bogor. Pihaknya mengkritik peran sejumlah instansi Pemkot Bogor terkait peristiwa tersebut.

Adapun beberapa instansi Kota Bogor yang dinilai mempunyai peran serta antisipasi cuaca ekstrem yaitu Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas PUPR, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

“Melihat dari tiga instansi tersebut, seharusnya bisa saling berkoordinasi terkait dampak-dampak pembangunan,” kata Aden Ilham selaku Ketua Bidang PPD HMI Cabang Kota Bogor.

Baca :  Tidak Ada Kepastian, PKL Jalan Pengadilan Surati DPRD

Menurutnya, pemetaan bangunan sangat berdampak terhadap bencana banjir di Kota Bogor. Karena, banyak lahan yang beralih fungsi menjadi bangunan sehingga mengakibatkan penyempitan di pinggiran sungai.

“Seharusnya tidak boleh ada bangunan di pinggiran sungai, sungai seharusnya dimanfaatkan untuk penghijauan dengan di tanami pohon-pohon agar dijadikan sebagai sumber resapan,” kata Aden.